digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

INDRI DEA APRILIYA
PUBLIC Open In Flipbook Latifa Noor

INDRI DEA APRILIYA
EMBARGO  2029-08-21 

INDRI DEA APRILIYA
EMBARGO  2029-08-21 

INDRI DEA APRILIYA
EMBARGO  2029-08-21 

INDRI DEA APRILIYA
EMBARGO  2029-08-21 

INDRI DEA APRILIYA
EMBARGO  2029-08-21 

INDRI DEA APRILIYA
EMBARGO  2029-08-21 

INDRI DEA APRILIYA
PUBLIC Open In Flipbook Latifa Noor

Fosfatase merupakan enzim yang mengkatalisis proses defosforilasi berbagai senyawa organofosfat. Fosfatase dapat digunakan dalam bioremediasi untuk menurunkan toksisitas organofosfat dari residu pestisida yang mencemari tanah. Bacillus cereus ITB1 menghasilkan fosfatase (Hadbc7) yang merupakan bagian dari superfamili haloasam dehalogenase (HAD). Gen pengode Hadbc7, disebut sebagai hadbc7, telah berhasil diklon dan diekspresikan secara heterolog dalam Escherichia coli BL21 (DE3) menggunakan sistem pET-30a. Penelitian ini berupaya untuk menentukan kondisi reaksi yang memberikan aktivitas spesifik optimum bagi fosfatase Hadbc7 yang dihasilkan oleh klon rekombinan E. coli BL21 (DE3)/pET-hadbc7. Optimasi kondisi reaksi dilakukan menggunakan Response Surface Methodology (RSM) dengan variabel bebas pH reaksi, suhu inkubasi reaksi, dan waktu inkubasi reaksi menggunakan substrat p-nitrofenil fosfat (pNPP). Ekspresi hadbc7 dalam klon rekombinan dikarakterisasi dengan SDS-PAGE, memberikan Hadbc7 yang berukuran ~33 kDa, sesuai dengan HAD fosfatase Sav2152 dari Staphylococcus aureus dan SLHAD1 dari Staphylococcus lugdunensis. Hasil pemodelan RSM menunjukkan bahwa Hadbc7 memiliki aktivitas spesifik yang optimum sebesar 0,4483 U/mg pada kondisi reaksi pH 4,89, suhu inkubasi reaksi 36,30 °C, dan waktu inkubasi reaksi 29,86 menit. Satu unit aktivitas fosfatase didefinisikan sebagai jumlah enzim yang mampu mengkatalisis pembentukan satu nanomol p- nitrofenol (pNP) per menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai aktivitas spesifik fosfatase hasil prediksi lebih tinggi dibandingkan hasil validasi eksperimen dengan persentase eror 9,9791 ± 0,0658 % (<10%), mengindikasikan bahwa model RSM yang digunakan representatif terhadap data eksperimen (R2 = 0,9168; p value = 0,0001; lack of fit = 0,4068).