Industri batubara global terus mengalami perubahan yang signifikan akibat fluktuasi permintaan energi, perkembangan regulasi lingkungan, serta meningkatnya persaingan antarprodusen batubara. Sebagai salah satu perusahaan tambang batubara yang sedang berkembang di Indonesia, PT Sumber Daya Energi (SDE) Coal Mine berupaya memperkuat posisinya di pasar internasional guna mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemasaran global yang komprehensif serta mengidentifikasi pasar ekspor prioritas bagi SDE.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui integrasi analisis pasar, analisis kompetitif, analisis wawancara, analisis SWOT, pattern matching, serta metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Evaluation Based on Distance from Average Solution (EDAS). Data primer diperoleh melalui wawancara dengan praktisi industri dan manajemen perusahaan, sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan industri, dokumen perusahaan, dan statistik pasar. Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot kepentingan masing-masing kriteria pemilihan pasar, sedangkan metode EDAS digunakan untuk mengevaluasi dan memprioritaskan pasar ekspor yang potensial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Asia tetap menjadi kawasan tujuan utama ekspor batubara Indonesia, dengan Tiongkok, India, dan Vietnam sebagai pasar yang memiliki potensi signifikan. Analisis AHP-EDAS menunjukkan bahwa Tiongkok, Korea Selatan, dan Vietnam merupakan pasar yang paling menarik berdasarkan kriteria yang digunakan. Namun demikian, dengan mempertimbangkan kemampuan produksi saat ini, spesifikasi produk, jaringan pelanggan, dan tujuan komersial perusahaan, Tiongkok, India, dan Vietnam ditetapkan sebagai pasar prioritas utama SDE. Malaysia dikategorikan sebagai pasar sekunder, sedangkan Korea Selatan dan Jepang diposisikan sebagai pasar premium selektif yang dapat dikembangkan di masa depan melalui produksi batubara hasil pencucian berkualitas tinggi.
Berdasarkan hasil analisis tersebut, penelitian ini mengusulkan strategi pemasaran global yang terdiri atas lima komponen utama, yaitu strategi produk, strategi harga, strategi distribusi, strategi promosi, dan strategi kemitraan. Strategi yang diusulkan menekankan pendekatan pemasaran yang berbeda untuk setiap pasar, penerapan mekanisme penetapan harga berbasis indeks, penguatan hubungan jangka panjang dengan pelanggan, peningkatan keandalan logistik, serta pengembangan produk NAR 5.500 hasil pencucian untuk memasuki pasar premium.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi SDE dalam meningkatkan daya saing internasional, memperluas pangsa pasar ekspor, serta mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di industri batubara global.
Perpustakaan Digital ITB