Dalam teknik Fisika Batuan Digital (Digital Rock Physics), karakterisasi batuan
berporositas rendah memerlukan citra resolusi tinggi dengan cakupan area luas agar
tetap representatif. Namun, pemanfaatan citra Field Emission Scanning Electron
Microscope (FE-SEM) dalam rekonstruksi digital masih terbatas. Penelitian ini
mengevaluasi penggunaan citra Large Area Imaging (LAI) pada FE-SEM dengan
resolusi tinggi pada perbesaran 50.000× dan ukuran piksel 5 nm. Penggunaan
detektor Backscattered Electron (BSE) menghasilkan kontras densitas yang tegas
antara fase pori dan matriks tanpa bias morfologi permukaan. Prosedur LAI
membangun citra mosaik berukuran 30.720 × 20.480 piksel dari 400 tiles. Untuk
melengkapi analisis, pemodelan struktur mikro biner berbasis teknik Geometris
Stokastik dilakukan guna menghasilkan citra biner 3D melalui fitur DigitalTwin
pada perangkat lunak GeoDict. Dataset biner 3D direkonstruksi dari beberapa area
potensial berukuran 1.0003 voksel, menunjukkan rentang porositas total 2.4–8.5%
dan permeabilitas absolut 4–2.120 nD. Analisis mikrogeometri mengungkap bahwa
Radius Pori dan Specific Surface Area (SSA) merupakan faktor kontrol utama
kompleksitas arsitektur pori; SSA tinggi merepresentasikan morfologi dinding pori
rumit dan distribusi saluran sempit (pore throats) masif. Uji fidelitas terhadap
referensi FIB-SEM mengonfirmasi kemiripan geometri dan pola anisotropi, dengan
keterhubungan pori dominan pada sumbu x dan z. Kemampuan pemodelan
GrainGeo terbukti reliabel dalam merekonstruksi heterogenitas mikrostruktur 3D
dari citra LAI secara akurat. Proses ini berhasil mendefinisikan ambang batas
konektivitas (percolation threshold) pada porositas 3–6%, di mana model di bawah
ambang tersebut didominasi status tidak terhubung, sementara di atas 6%
menunjukkan keterhubungan stabil. Selain itu, pendekatan ini mampu menangkap
pola anisotropi pori. Integrasi citra LAI FE-SEM dan pemodelan biner 3D terbukti
reliabel dan adaptif dalam menangkap heterogenitas batuan skala nano pada area
luas, memberikan pemahaman mendalam mengenai kontrol geometris terhadap
pergerakan fluida untuk kebutuhan kajian fisis batuan digital.
Perpustakaan Digital ITB