Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membangun, dan menguji kinerja
aparatus uji perpindahan panas vertikal menggunakan campuran eutektik garam
nitrat (KNO3+NaNO3) sebagai fluida pengganti pendingin Molten Salt Reactor
(MSR). Pemilihan campuran ini didasarkan pada karakteristik temperatur lebur
yang rendah dan profil keamanan yang sesuai untuk pengujian skala laboratorium.
Metodologi penelitian diawali dengan tahap validasi desain menggunakan simulasi
numerik berbasis Computational Fluid Dynamics (CFD) pada perangkat lunak
COMSOL Multiphysiscs dengan kondisi adiabatik untuk memperoleh profil
distribusi suhu ideal. Selanjutnya, aparatus fisik dibangun menggunakan pipa
vertikal setinggi 20 cm yang dilengkapi dengan tiga zona pemanas kawat nikrom
independen dan empat titik sensor suhu (termokopel) dengan interval jarak 5 cm.
Hasil penelitian menujukan bahwa aparatus mampu memetakan sebaran temperatur
aksial secara konsisten pada berbagai variasi fluks panas. Meskipun terdapat
deviasi temperatur antara hasil eksperimen dan simulasi numerik akibat kehilangan
panas (heat loss) ke lingkungan pada sistem non-isolasi, pola distribusi suhu secara
kualitatif menunjukkan kesesuaian dengan model referensi. Titik bacaan
temperatur pada area tengah pipa menunjukkan stabilitas termal yang lebih tinggi
dibandingkan area ujung pipa yang dipengaruhi oleh efek konduksi struktur.
Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa aparatus buatan sendiri ini valid dan
reliabel untuk digunakan dalam studi awal fenomena termal garam cair, serta
memberikan basis data penting bagi pengembangan sistem manajemen panas pada
teknologi reaktor nuklir generasi IV.
Perpustakaan Digital ITB