digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membangun, dan menguji kinerja aparatus uji perpindahan panas vertikal menggunakan campuran eutektik garam nitrat (KNO3+NaNO3) sebagai fluida pengganti pendingin Molten Salt Reactor (MSR). Pemilihan campuran ini didasarkan pada karakteristik temperatur lebur yang rendah dan profil keamanan yang sesuai untuk pengujian skala laboratorium. Metodologi penelitian diawali dengan tahap validasi desain menggunakan simulasi numerik berbasis Computational Fluid Dynamics (CFD) pada perangkat lunak COMSOL Multiphysiscs dengan kondisi adiabatik untuk memperoleh profil distribusi suhu ideal. Selanjutnya, aparatus fisik dibangun menggunakan pipa vertikal setinggi 20 cm yang dilengkapi dengan tiga zona pemanas kawat nikrom independen dan empat titik sensor suhu (termokopel) dengan interval jarak 5 cm. Hasil penelitian menujukan bahwa aparatus mampu memetakan sebaran temperatur aksial secara konsisten pada berbagai variasi fluks panas. Meskipun terdapat deviasi temperatur antara hasil eksperimen dan simulasi numerik akibat kehilangan panas (heat loss) ke lingkungan pada sistem non-isolasi, pola distribusi suhu secara kualitatif menunjukkan kesesuaian dengan model referensi. Titik bacaan temperatur pada area tengah pipa menunjukkan stabilitas termal yang lebih tinggi dibandingkan area ujung pipa yang dipengaruhi oleh efek konduksi struktur. Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa aparatus buatan sendiri ini valid dan reliabel untuk digunakan dalam studi awal fenomena termal garam cair, serta memberikan basis data penting bagi pengembangan sistem manajemen panas pada teknologi reaktor nuklir generasi IV.