Sistem pendukung keputusan klinis untuk diabetes yang memakai prediksi glukosa
maupun Retrieval-Augmented Generation (RAG) umumnya mengambil pengetahuan
berdasarkan kondisi pasien saat ini, sehingga rekomendasinya bersifat reaktif.
Belum dijumpai penelitian yang mengondisikan proses retrieval pada kadar glukosa
yang diprediksi. Tugas akhir ini mengusulkan RAG terkondisi-prediksi, yaitu
mekanisme yang menyusun kueri retrieval dari kadar glukosa hasil prediksi sehingga
dokumen yang diambil dan rekomendasi yang dihasilkan bersifat antisipatif, dalam
alur yang keluarannya selalu diverifikasi dokter. Prediksi glukosa dilakukan
model Gradient Boosting dengan fitur turunan fisiologis, sedangkan pengetahuan
klinis diambil dari 2.233 potongan pedoman melalui retrieval leksikal. Evaluasi
pada dataset OhioT1DM memakai validasi silang lintas-pasien enam fold. Pada horizon
+30 menit, model mencapai RMSE 20,72 mg/dL dengan 94,69% titik pada
zona A+B Clarke Error Grid, sebanding dengan Random Forest dan LSTM? pada
skenario pemantauan mandiri tanpa CGM (horizon sekitar 240 menit) galat naik
menjadi 71,60 mg/dL, tetapi tetap di bawah baseline persistence (95,31 mg/dL). Pada
kasus divergen, ketika kondisi mendatang berbeda dari kondisi saat ini, RAG
terkondisi-prediksi mengungguli RAG standar secara konsisten pada keenam fold
(Mean Reciprocal Rank 0,190 menjadi 0,284? p = 0,031) dan pada 120 kasus nyata
(0,186 menjadi 0,321? p < 0,001). Lengan oracle mencapai MRR 0,778, sehingga
sebagian besar selisih yang tersisa berasal dari ketepatan prediksi, bukan dari mekanisme
retrieval. Keterbatasan yang sama tampak pada sensitivitas hipoglikemia,
yaitu 17,3% dengan ambang atas hasil regresi dan 67,2% dengan pengklasifikasi
kondisi langsung. Seluruh komputasi lokal berjalan tanpa GPU (median 0,339 detik,
memori 342 MB) dan setiap rujukan dapat ditelusuri sampai halaman cetak pedomannya.
Evaluasi awal oleh dua belas tenaga kesehatan menilai rekomendasi sesuai
pedoman dengan verifikasi dokter, dengan skor System Usability Scale 55,21 yang
menunjukkan kegunaan sistem masih perlu ditingkatkan.
Perpustakaan Digital ITB