digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Titanium (Ti) dan vanadium (V) merupakan logam kritis yang semakin dibutuhkan dalam berbagai industri strategis, termasuk paduan logam, baterai, dan teknologi energi terbarukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi kandungan serta karakteristik sebaran Ti dan V dalam endapan pasir besi di wilayah pesisir Gunung Muria, Jawa Tengah, melalui pendekatan mineralogi dan geokimia. Metode penelitian meliputi analisis mineralogi menggunakan grain counting, XRay Diffraction (XRD) dan Scanning Electron Microscopy-Energy Dispersive Spectroscopy (SEM-EDS) untuk mengidentifikasi jenis mineral pembawa Ti dan V serta karakteristik teksturnya. Analisis geokimia dilakukan menggunakan X-Ray Fluorescence (XRF) untuk menentukan komposisi oksida utama, serta Inductively Coupled Plasma-Mass Spectrometry (ICP-MS) untuk mengukur konsentrasi unsur Ti dan V secara kuantitatif. Selain itu, analisis ukuran butir dilakukan untuk mengetahui pengaruh fraksi sedimen terhadap distribusi unsur target. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ti dan V terutama berasosiasi dengan mineral magnetite yang berkembang pada fraksi pasir halus hingga sedang. Kandungan TiO? dan V?O? menunjukkan variasi spasial yang dipengaruhi oleh proses sedimentasi, sumber material, serta dinamika lingkungan pesisir. Integrasi data mineralogi dan geokimia terbukti efektif dalam mengidentifikasi potensi pengayaan Ti dan V, sehingga dapat menjadi dasar ilmiah bagi evaluasi sumber daya dan pengembangan eksplorasi pasir besi di wilayah pesisir Gunung Muria.