Titanium (Ti) dan vanadium (V) merupakan logam kritis yang semakin dibutuhkan
dalam berbagai industri strategis, termasuk paduan logam, baterai, dan teknologi
energi terbarukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi kandungan
serta karakteristik sebaran Ti dan V dalam endapan pasir besi di wilayah pesisir
Gunung Muria, Jawa Tengah, melalui pendekatan mineralogi dan geokimia.
Metode penelitian meliputi analisis mineralogi menggunakan grain counting, XRay Diffraction (XRD) dan Scanning Electron Microscopy-Energy Dispersive
Spectroscopy (SEM-EDS) untuk mengidentifikasi jenis mineral pembawa Ti dan V
serta karakteristik teksturnya. Analisis geokimia dilakukan menggunakan X-Ray
Fluorescence (XRF) untuk menentukan komposisi oksida utama, serta Inductively
Coupled Plasma-Mass Spectrometry (ICP-MS) untuk mengukur konsentrasi unsur
Ti dan V secara kuantitatif. Selain itu, analisis ukuran butir dilakukan untuk
mengetahui pengaruh fraksi sedimen terhadap distribusi unsur target. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Ti dan V terutama berasosiasi dengan mineral
magnetite yang berkembang pada fraksi pasir halus hingga sedang. Kandungan
TiO? dan V?O? menunjukkan variasi spasial yang dipengaruhi oleh proses
sedimentasi, sumber material, serta dinamika lingkungan pesisir. Integrasi data
mineralogi dan geokimia terbukti efektif dalam mengidentifikasi potensi pengayaan
Ti dan V, sehingga dapat menjadi dasar ilmiah bagi evaluasi sumber daya dan
pengembangan eksplorasi pasir besi di wilayah pesisir Gunung Muria.
Perpustakaan Digital ITB