digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2026 MUHAMAD LUTFI ANNILAH ABSTRAK
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB

BPJS Ketenagakerjaan sebagai Badan Penyelenggara program Jaminan Sosial di Indonesia memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi pekerja, sehingga evaluasi solvabilitas programnya menjadi sangat vital. Kendati demikian, kajian akademis mengenai risiko kebangkrutan pada BPJS Ketenagakerjaan ini masih sangat terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini akan memberikan usulan model-model arus kas untuk Dana Jaminan Sosial (DJS) pada BPJS Ketenagakerjaan dari kelima program yang ada lalu menganalisis peluang kebangkrutannya (peluang ruin), dengan skema dana talangan pemerintah. Adapun pemodelan arus kas dalam penelitian ini mengadaptasi struktur model surplus asuransi syariah (Hybrid-Takaful), yang pada dasarnya memisahkan akun surplus, investasi, dan akun Qard Hasan sebagai representasi dari dana talangan pemerintah. Metode Monte Carlo kemudian dipilih untuk mengestimasi peluang ruin, dengan validasi terhadap solusi analitik dari model Cram´er-Lundberg yang terbukti konvergen. Dari penelitian ini, dapat terlihat dampak dana talangan, kenaikan kontribusi peserta, dan performa investasi sebagai pilihan mitigasi risiko kebangkrutan. Hasil simulasi juga menunjukkan bahwa mitigasi yang bersifat struktural seperti kenaikan premi program atau performa investasi dapat dipilih untuk mencegah kebangkrutan (insolvency) pada jangka panjang.