Pelabuhan Jangkar Situbondo merupakan pelabuhan penyeberangan strategis yang menghubungkan Pulau Jawa, Kepulauan Madura, hingga Nusa Tenggara Barat. Pelabuhan Jangkar melayani kapal feri Roll-on/Roll-off (Ro-Ro) berkapasitas 250 GT hingga 3902 GT. Namun, kondisi perairannya yang relatif terbuka tanpa struktur pelindung memicu datangnya gelombang tinggi menuju area pelabuhan yang dapat mengganggu keamanan dan keselamatan operasional kapal. Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk merencanakan struktur pemecah gelombang di Pelabuhan Jangkar guna meredam tinggi gelombang sehingga aktivitas pelayaran berlangsung aman. Perencanaan struktur pemecah gelombang meliputi penentuan layout, perhitungan dimensi struktur, hingga analisis stabilitas struktur. Adapun kriteria desain yang digunakan mencakup data lingkungan, data batimetri, dan data kapal. Pada perencanaan struktur pemecah gelombang ini akan digunakan perangkat lunak Delft3D untuk pemodelan gelombang pada kondisi layout eksisting dan layout rencana.
Berdasarkan hasil perencanaan, pemecah gelombang di Pelabuhan Jangkar Situbondo efektif dalam mengurangi ketinggian gelombang di perairan sekitar pelabuhan. Pemecah gelombang direncanakan menggunakan pemecah gelombang sisi miring (rubblemound) dengan kemiringan struktur 1:1,5 untuk sisi yang menghadap laut dan pelabuhan. Material yang digunakan berupa tetrapod pada armor layer dan toe protection, serta batu alam pada filter dan core layer. Perolehan dimensi pemecah gelombang rencana berupa panjang struktur 1200 meter, lebar puncak 3,1 meter, lebar dasar struktur 72,88 meter, tinggi struktur 18,99 meter, dan elevasi puncak 2,99 meter. Hasil analisis daya dukung ultimate tanah menunjukkan bahwa struktur pemecah gelombang rencana stabil dengan perolehan faktor keamanan melebihi syarat yang ditentukan, yaitu SF > 3.
Perpustakaan Digital ITB