Abstrak - Ryo Wijaya
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Kota Bima sebagai kota paling besar di Pulau Sumbawa merupakan sebuah wilayah
yang sering mengalami banjir. Kerentanan pada banjir wilayah ini disebabkan oleh
beberapa sebab seperti curah hujan tinggi, kondisi topografi, kondisi sungai, dan
sedimentasi yang terjadi pada sungai ini. Kombinasi dari faktor-faktor tersebut
menyebabkan bencana banjir yang merugikan dan mengganggu aktivitas ekonomi
dan sosial masyarakat. Selain itu bencana banjir ini juga mengakibatkan penurunan
kesehatan dan kondisi lingkungan wilayah ini. Untuk mengatasi permasalahan
banjir tersebut, direncanakan pengendalian banjir didasarkan pada curah hujan 98 -
163 mm, debit periode ulang 2 – 50 tahun untuk inflow sungai. Penelitian ini
dimaksudkan untuk merencanakan sistem pengendalian banjir yang dapat
diterapkan pada Sub-DAS Melayu dan Sub-DAS Pedolo, Kota Bima. Provinsi Nusa
Tenggara Barat. Sistem pengendalian banjir yang akan diterapkan dalam penelitian
adalah normalisasi, dan parapet. Pemodelan yang digunakan dalam menopang
penelitian ini adalah pemodelan hidraulika melalui perangkat lunak HEC-RAS
yang dilakukan 2D (dua dimensi). Pemodelan dilakukan dalam 2D untuk meninjau
genangan dan muka air yang terjadi. Alternatif solusi yang dipilih adalah solusi
gabungan dari setiap alternatif solusi yang menunjukan persentase reduksi luas
genangan sebesar pada Q10 sebesar 88% dan Q20 sebesar 87% dan reduksi
kerugian reduksi pada Q10 sebesar 29% dan Q20 sebesar 42% dari kondisi
eksisting da. Berdasarkan analisis rencana anggaran biaya (RAB), total RAB yang
diperlukan untuk pembangunan sistem pengendalian banjir adalah Rp. Rp
120.484.093.957
Perpustakaan Digital ITB