Mengingat populasi lansia di Indonesia saat ini, khususnya di Jawa barat,
menunjukkan peningkatan yang pesat, inovasi fasilitas bagi lansia yang berfokus
pada kualitas hidup dan kemandirian, bukan hanya sekadar perawatan, sangatlah
dibutuhkan. Namun sayangnya, fasilitas dalam pemenuhan kebutuhan lansia yang
bersifat preventif maupun kuratif dalam penuaan sekunder, mendukung aspek
sosial, serta ramah terhadap ergonomi lansia belum menjadi perhatian penting di
Indonesia. Hal ini memungkinkan lansia berisiko mengalami isolasi sosial sehingga
pemenuhan kebutuhan mereka tidak terpenuhi. Salah satu langkah untuk
melakukan pencegahan degenerasi tersebut adalah dengan melakukan terapi. Jenis
terapi yang dianjurkan untuk lansia yang memiliki keterbatasan motorik adalah
hidroterapi atau terapi air. Sementara itu, Cipanas Garut memiliki sebuah potensi
alam yaitu sumber air panas alami yang dapat dimanfaatkan sebagai pendukung
kegiatan terapi air (hydrothermal). Tujuan utama perancangan ini adalah
menghasilkan desain interior wellness center berbasis hidroterapi sebagai fasilitas
penampung kegiatan terapeutik dan hunian sementara lansia yang secara aktif
mendukung karakter well-being di masa tua dan sebagai tindakan preventif dari
penuaan sekunder.
Metode perancangan yang digunakan adalah Design Thinking dengan pendekatan
studi kualititaf-empiris yaitu penggunaan beberapa fasilitas hidroterapi di Garut
sebagai studi kasus dan pembanding untuk menganalisis integrasi kegiatan
hidroterapi, serta salah satu fasilitas serupa yaitu Rukun Place Bandung sebagai
benchmark hunian sementara. Proses perancangan dimulai dengan studi literatur
yang mendalam mengenai Universal Design dan Environmental Psychology bagi
lansia. Proyek berlokasi di Cipanas kota Garut yang dikenal dengan potensi alam
dan sumber air panas alami sebagai terapi kesehatan (wellness tourism). Peluang
besar lainnya dari lokasi ini adalah belum adanya fasilitas yang serupa sehingga
proyek ini dapat dikembangkan menjadi ide dan penelitian baru.
Konsep desain yang diusung adalah Modern Tropis Heritage yang berlandaskan
prinsip Kontrass Kognitif dan memanfaatkan keindahan alam Gunung Guntur.
Konsep ini dipilih agar dapat menyelaraskan suasana dengan kondisi Cipanas yang
alami sehingga terasa hangat dan terapeutik. Impelementasi desain akan difokuskan
menjadi 3 elemen, yaitu unit terapi air panas (hidroterapi), dan unit hunian
sementara, dan unit wellness pelengkap lainnya seperti unit workshop, spa, sauna,
medical checkup, snoezelen room, perpustakaan, indoor garden, gym, yoga, dan
salon. Unit terapi air panas yang merupakan poin utama dari perancangan ini,
dirancang sebagai fasilitas yang meningkatkan kesehatan lansia. Sedangkan Unit
hunian akan memaksimalkan ergonomis, keamanan, dan kemudahan sehingga
kemandirian lansia meningkat. Terakhir, pelengkap kegiatan mencakup fasilitas
yang mendorong karakter well-being dan relaksasi. Prinsip kontras kognitif yaitu
penggunaan kontras luminan tinggi dan material alami akan digunakan untuk
mendukung navigasi, stimulasi, dan kenyamanan lansia secara menyeluruh. Hasil
rancangan ini diharapkan dapat menjadi solusi prototipe perancangan fasilotas
lansia yang holistic di Jawa Barat.
Perpustakaan Digital ITB