Digitalisasi infrastruktur jalan memerlukan data spasial yang terintegrasi dan tergeoreferensi, sedangkan informasi teknis terkait jalan masih banyak tersimpan dalam bentuk gambar Computer-Aided Design (CAD) yang tidak dapat langsung digunakan dalam Geographic Information System (GIS). Perbedaan penamaan layer, sistem koordinat, bentuk entity, serta garis yang terputus menjadi kendala dalam transformasi otomatis. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi WebGIS untuk mentransformasikan berkas gambar teknik jalan CAD berformat Drawing Exchange Format (DXF) menjadi data GIS dua dimensi dan representasi tiga dimensi berbasis Digital Elevation Model Nasional (DEMNAS). Penelitian menggunakan Design Science Research Methodology (DSRM) dengan mengembangkan pipeline yang mencakup deteksi peran layer, preservasi kurva, perbaikan topologi, pembentukan poligon jalan dan bangunan, normalisasi jembatan, transformasi koordinat, sampling DEMNAS, pembentukan mesh 3D, dan visualisasi WebGIS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh skenario fungsional sistem berstatus Pass dan seluruh 30 berkas DXF data uji berhasil diproses. Retensi data efektif dari verteks CAD yang ditransformasi ke geoJSON sebesar 99,87%, dan nilai rata-rata validitas topologinya sebesar 99,99%. Evaluasi elevasi menggunakan 39.779 titik valid dari 30 file data uji. Nilai agregat Mean Absolute Error (MAE) hasil pengujian adalah 0,3802 m, dan nilai agrerat Root Mean Square Error (RMSE) adalah 0,577374 m. Hasil pembandingan algoritma pemilihan layer juga membuktikan bahwa penentuan layer dengan skema pencocokan nama dengan suatu daftar acuan memiliki waktu proses yang jauh lebih cepat dibandingkan penentuan layer dengan metode perhitungan geometri. Artefak yang dihasilkan dari penelitian ini mampu menjembatani tansformasi data gambar teknik CAD ke GIS dengan retensi dan validitas yang baik serta menyediakan fondasi spasial bagi pengembangan Digital Twin infrastruktur jalan.
Perpustakaan Digital ITB