digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

BAB I Dela Yasmin Fadilla [27124001]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB II Dela Yasmin Fadilla [27124001]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB III Dela Yasmin Fadilla [27124001]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB IV Dela Yasmin Fadilla [27124001]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB V Dela Yasmin Fadilla [27124001]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Daftar Pustaka Dela Yasmin Fadilla [27124001]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Lampiran Dela Yasmin Fadilla [27124001]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Dela Yasmin Fadilla [27124001]
PUBLIC Open In Flipbook Noor Pujiati.,S.Sos

Emerging adulthood (usia 18–29 tahun) merupakan fase transisi yang ditandai dengan perubahan biologis, psikologis, dan emosional, serta proses pembentukan identitas diri. Pada tahap ini, individu masih berada dalam proses eksplorasi dan pemahaman diri sehingga lebih rentan mengalami stres, kecemasan, dan tantangan emosional. Kondisi ini menunjukkan pentingnya media yang dapat membantu individu mengekspresikan emosi secara konstruktif sekaligus mendukung proses self-discovery. Expressive writing telah diteliti dan terbukti mampu menurunkan stres ringan. Namun, bentuk konvensional expressive writing memiliki keterbatasan dalam aksesibilitas, keterlibatan, dan relevansi di era digital. Oleh karena itu, peran desain UI/UX menjadi penting dalam menciptakan pengalaman yang intuitif, serta mendukung refleksi diri secara lebih efektif. Selain itu, aplikasi journaling yang ada umumnya belum berfokus pada self-discovery yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan merancang UI/UX aplikasi mobile berbasis expressive writing yang menekankan self-discovery bagi individu pada fase emerging adulthood, sebagai media refleksi diri dan pengelolaan stres ringan melalui desain visual, teks, gamifikasi, catatan harian, dan mood tracker. Pendekatan yang digunakan adalah Design Thinking melalui tahapan Empathy, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Pada tahap Empathy, dilakukan melalui studi literatur, wawancara dengan psikolog klinis, serta penyebaran kuesioner untuk memahami kebutuhan pengguna. Prototipe kemudian diuji menggunakan platform Maze untuk mengevaluasi aspek usability. Hasil user testing menunjukkan nilai usability sebesar 72 (cukup baik), dengan performa baik pada learnability dan memorability. Pengguna mampu menyelesaikan tugas dengan efektif, meskipun masih ditemukan kendala seperti misclick yang perlu ditingkatkan. Kesimpulannya, aplikasi ini berpotensi sebagai platform journaling digital yang mendukung self-discovery secara terstruktur. Penelitian ini berkontribusi dalam menemukan model desain aplikasi berbasis expressive writing yang terintegrasi dengan pendekatan self- discovery, menunjukkan penerapan prinsip UI/UX yang dapat meningkatkan efektivitas media refleksi digital dalam membantu pengelolaan stres ringan, serta rekomendasi desain fitur dan evaluasi usability sebagai dasar pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan kualitas pengalaman pengguna.