BAB I Dela Yasmin Fadilla [27124001]
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB II Dela Yasmin Fadilla [27124001]
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB III Dela Yasmin Fadilla [27124001]
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB IV Dela Yasmin Fadilla [27124001]
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB V Dela Yasmin Fadilla [27124001]
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Daftar Pustaka Dela Yasmin Fadilla [27124001]
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Lampiran Dela Yasmin Fadilla [27124001]
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Emerging adulthood (usia 18–29 tahun) merupakan fase transisi yang ditandai
dengan perubahan biologis, psikologis, dan emosional, serta proses pembentukan
identitas diri. Pada tahap ini, individu masih berada dalam proses eksplorasi dan
pemahaman diri sehingga lebih rentan mengalami stres, kecemasan, dan tantangan
emosional. Kondisi ini menunjukkan pentingnya media yang dapat membantu
individu mengekspresikan emosi secara konstruktif sekaligus mendukung proses
self-discovery. Expressive writing telah diteliti dan terbukti mampu menurunkan
stres ringan. Namun, bentuk konvensional expressive writing memiliki keterbatasan
dalam aksesibilitas, keterlibatan, dan relevansi di era digital. Oleh karena itu, peran
desain UI/UX menjadi penting dalam menciptakan pengalaman yang intuitif, serta
mendukung refleksi diri secara lebih efektif. Selain itu, aplikasi journaling yang
ada umumnya belum berfokus pada self-discovery yang terstruktur.
Penelitian ini bertujuan merancang UI/UX aplikasi mobile berbasis expressive
writing yang menekankan self-discovery bagi individu pada fase emerging
adulthood, sebagai media refleksi diri dan pengelolaan stres ringan melalui desain
visual, teks, gamifikasi, catatan harian, dan mood tracker. Pendekatan yang
digunakan adalah Design Thinking melalui tahapan Empathy, Define, Ideate,
Prototype, dan Test. Pada tahap Empathy, dilakukan melalui studi literatur,
wawancara dengan psikolog klinis, serta penyebaran kuesioner untuk memahami
kebutuhan pengguna. Prototipe kemudian diuji menggunakan platform Maze untuk
mengevaluasi aspek usability. Hasil user testing menunjukkan nilai usability
sebesar 72 (cukup baik), dengan performa baik pada learnability dan memorability.
Pengguna mampu menyelesaikan tugas dengan efektif, meskipun masih ditemukan
kendala seperti misclick yang perlu ditingkatkan. Kesimpulannya, aplikasi ini
berpotensi sebagai platform journaling digital yang mendukung self-discovery
secara terstruktur. Penelitian ini berkontribusi dalam menemukan model desain
aplikasi berbasis expressive writing yang terintegrasi dengan pendekatan self-
discovery, menunjukkan penerapan prinsip UI/UX yang dapat meningkatkan
efektivitas media refleksi digital dalam membantu pengelolaan stres ringan, serta
rekomendasi desain fitur dan evaluasi usability sebagai dasar pengembangan lebih
lanjut untuk meningkatkan kualitas pengalaman pengguna.
Perpustakaan Digital ITB