Industri budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) di Indonesia didominasi oleh tambak
tradisional-plus yang mencakup 82,4% luas tambak nasional, namun rentan terhadap
rendahnya tingkat kelangsungan hidup dan tingginya rasio konversi pakan akibat lemahnya
manajemen kualitas air. PT Qimtronics sebelumnya mengembangkan alat pemantauan dengan
model penjualan perangkat, tetapi model tersebut tidak efektif karena harga alat jauh
melampaui kemampuan modal petambak. Sebagai solusi, Qimtronics beralih ke model layanan
pemantauan berbasis langganan, di mana penyedia jasa menjual data kualitas air yang
tervalidasi, bukan perangkatnya. Model ini menuntut agar setiap catatan data dapat dipercaya:
benar, tertelusur asal-usulnya, dan tidak dapat dimanipulasi, sekaligus tetap dapat diandalkan
meskipun beroperasi di area tambak yang minim sinyal internet.
Tugas akhir ini membahas perancangan dan implementasi subsistem penanganan data dan
konektivitas pada TambaQ, mencakup papan pemroses utama VIMO (Versatile Module)
(ESP32-WROVER-32), modul antarmuka CYD (Cheap Yellow Display) ESP32-2432S028,
dan unit memori berbasis kartu SD, yang bertanggung jawab atas enam kemampuan produk:
klasifikasi status kualitas air tiga tingkat (Aman/Waspada/Bahaya), visualisasi informasi
hibrida pada layar sentuh, manajemen data dengan arsitektur store & forward, integritas data
berbasis RTC dan penyimpanan read-only, manajemen daya, serta manajemen identitas
petugas berbasis login. VIMO berfungsi sebagai bus master yang membaca data hasil ukur,
menyusun catatan log, dan mengoordinasikan penyimpanan lokal serta pengiriman data
melalui protokol MQTT ke AWS IoT Core, sedangkan CYD menjalankan algoritma klasifikasi
dan menampilkan hasilnya secara visual kepada petugas di lapangan.
Implementasi subsistem diuji melalui pengujian nilai batas klasifikasi, pengujian manajemen
data end-to-end, pengujian integritas lokasi dan waktu, pengujian konsumsi daya, serta
pengujian manajemen identitas. Hasil pengujian menunjukkan algoritma klasifikasi status lulus
seluruh 20 kasus uji nilai batas untuk keempat parameter. Manajemen data terverifikasi penuh
melalui pengujian end-to-end sepuluh catatan pengukuran langsung dari tambak, yang
seluruhnya sesuai antara kartu SD dan dasbor AWS IoT Core, dengan mekanisme penghapusan
data lokal berbasis konfirmasi PUBACK terbukti berfungsi tanpa kehilangan data. Pengujian
perpindahan lokasi (displacement test) membuktikan integritas data terjaga: koordinat dan
waktu pengukuran tetap terkunci pada lokasi dan saat pengambilan data, tidak berubah oleh
lokasi saat sinkronisasi dilakukan. Pada manajemen daya, penggantian sensor oksigen terlarut
dari tipe galvanik ke optik menurunkan konsumsi daya aktif sekitar 288 mW, menghasilkan
estimasi operasi mandiri melebihi 9 jam pada mode aktif dan sekitar 20 jam pada mode idle,
keduanya melampaui spesifikasi; namun waktu pengisian daya terukur 8 jam 20 menit belum
memenuhi target di bawah 5 jam pada pengaturan pengisi daya saat ini. Visualisasi informasi
berfungsi sesuai rancangan dengan kecerahan layar 350 nits, meski belum mencapai target
1000 nits akibat kendala pengadaan komponen. Manajemen identitas terverifikasi penuh
melalui pengujian dua akun petugas berbeda. Dengan demikian, subsistem penanganan data
dan konektivitas telah memenuhi sebagian besar tujuan perancangannya dan layak menjadi
dasar bagi keandalan layanan data TambaQ, dengan kecerahan layar dan waktu pengisian daya
sebagai dua area perbaikan yang teridentifikasi untuk pengembangan selanjutnya.
Perpustakaan Digital ITB