Pengembangan Kolam D Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap membutuhkan kondisi perairan yang terlindungi untuk mendukung aktivitas operasional pelabuhan. Pengaruh gelombang yang masuk ke area kolam dapat mengganggu keamanan kapal serta kegiatan tambat dan bongkar muat, sehingga diperlukan struktur pemecah gelombang sebagai bangunan pelindung. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kondisi hidrodinamika kawasan PPS Cilacap sebagai dasar dalam mengevaluasi efektivitas layout breakwater yang direncanakan oleh PT. Haskoning Indonesia dalam mereduksi pengaruh gelombang pada area Kolam D. Analisis distribusi gelombang dilakukan melalui pemodelan hidrodinamika menggunakan Delft3D pada kondisi eksisting dan setelah adanya penambahan struktur breakwater. Hasil pemodelan digunakan sebagai dasar perencanaan struktur pemecah gelombang tipe rubble mound serta analisis stabilitas daya dukung tanah terhadap struktur yang direncakan. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa tinggi gelombang maksimum pada kondisi eksisting sebesar 2.638 m dari arah timur. Setelah penambahan breakwater, tinggi gelombang pada area terlindungi berkurang menjadi 0.049–0.456 m. Struktur yang direncanakan memiliki panjang 1.450 m, elevasi puncak +5.5 m, lebar puncak 3.48 m, tinggi 11.5 m, dan kemiringan 1:2. Analisis stabilitas daya dukung tanah menghasilkan nilai faktor keamanan sebesar 4.65 sehingga struktur memenuhi kriteria keamanan perencanaan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa layout breakwater efektif dalam mereduksi gelombang dan memberikan perlindungan terhadap area Kolam D PPS Cilacap.
Perpustakaan Digital ITB