Abstrak - Agnes Alvenia Dewi Krisbiyanto
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
KOZI Malaka merupakan salah satu cabang coffee shop dari KOZI Coffee yang
berada di dalam area Hotel Malaka, Bandung. KOZI Malaka kerap menghadapi
masalah penjualan secara konsisten berada di bawah target penjualan dengan tren
penurunan penjualan yang dimulai sejak 2023. Hambatan lokasi yang tersembunyi
di dalam hotel memengaruhi persepsi konsumen dan mendorong avoidance
response dari konsumen berdasarkan kerangka Stimulus–Organism–Response.
Strategi pemasaran yang saat ini dijalankan dinilai belum berhasil mengatasi
permasalahan. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
karakteristik perilaku konsumen yang memengaruhi keputusan pembelian dan
merancang strategi pemasaran yang sesuai dengan karakteristik konsumen.
Metodologi penelitian mengacu pada the marketing process sebagai kerangka besar
penelitian. Proses penelitian diawali dengan identifikasi strategi pemasaran existing
dari identifikasi Segmenting, Targeting, dan Positioning serta bauran pemasaran 7P
untuk memahami kebutuhan dan hambatan perusahaan. Proses identifikasi perilaku
konsumen menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara semi-terstruktur
terhadap pelanggan KOZI Malaka yang dipilih melalui judgemental dan snowball
sampling. Segmentasi pelanggan dibentuk menggunakan analisis RFM dan teori
Customer Relationship Group sehingga menghasilkan lima segmen yaitu, loyal,
potential loyalist, lapser, new, dan hibernating. Identifikasi kebutuhan dan perilaku
konsumen dalam keputusan pembelian di KOZI Malaka menggunakan teori
stimulus-organism-response, serta tiga model lain yang relevan yaitu model
Maritsha dkk. (2025), Hendarto dkk. (2023), dan Abdullah dkk. (2018) dengan
menyesuaikan tahapan konsumen dalam melakukan pembelian sesuai teori Buyer’s
Decision Process. Kesesuaian antara harapan terpenuhi dan harapan tidak terpenuhi
akan menghasilkan kebutuhan dan perilaku yang berbeda antar segmen dan
dipetakan menggunakan model kano yang akan menjadi dasar dalam perancangan
strategi pemasaran. Strategi pemasaran dirancang dengan kerangka pemasaran 7P
dan dihasilkan 16 strategi untuk segmen loyal, 10 strategi untuk segmen potential
loyalist, 16 untuk segmen new, 11 strategi untuk segmen lapser, dan 10 strategi
untuk segmen hibernating. Prioritas strategi dievaluasi menggunakan matriks
penilaian ICE untuk memilih strategi yang relevan untuk masing-masing segmen
dan menghasilkan 17 prioritas strategi. Hasil penelitian menunjukkan adanya
perbedaan faktor yang memengaruhi pengunjung untuk melakukan pembelian pada
setiap segmen akibat adanya kebutuhan dan perilaku yang berbeda.
Perpustakaan Digital ITB