digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Josia Ryan Juliandy Silalahi
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Pembuangan barang layak pakai di tingkat rumah tangga turut menyumbang tingginya timbulan sampah nasional, padahal sebagian besar barang tersebut masih dapat dimanfaatkan oleh orang lain di sekitarnya. Studi pendahuluan terhadap 116 responden menunjukkan bahwa niat masyarakat untuk menyalurkan barang sudah tinggi, dengan skor rata-rata 8,33 dari 10, tetapi niat tersebut sering terhenti karena belum tersedianya kanal redistribusi nonkomersial yang terstruktur, terpercaya, dan memperhatikan konteks komunitas lokal. Tugas akhir ini bertujuan merancang sistem informasi redistribusi barang layak pakai nonkomersial berbasis komunitas lokal bernama LokaBagi dengan ekonomi sirkular sebagai landasan konseptualnya. Perancangan dilakukan menggunakan kombinasi kerangka FAST (Framework for the Application of Systems Thinking) dan strategi Rapid Application Development (RAD) yang mencakup analisis masalah, kebutuhan, keputusan, hingga perancangan dan evaluasi prototipe. Proses analisis menghasilkan tujuh objektif perbaikan sistem yang diturunkan menjadi tiga belas kebutuhan fungsional dan tujuh kebutuhan nonfungsional, dengan penekanan pada pembentukan kepercayaan antarpengguna serta pemanfaatan informasi lokasi. Rancangan tersebut diwujudkan menjadi prototipe aplikasi web responsif yang mampu menjalankan alur utama redistribusi secara menyeluruh. Evaluasi awal menunjukkan hasil positif, dengan verifikasi seluruh kebutuhan fungsional, validasi desain interaksi oleh 50 partisipan memperoleh rata-rata 4,03 dari 5, sedangkan uji pemanfaatan terbatas oleh 24 partisipan mencatat skor System Usability Scale sebesar 84,48 dan rasio penerimaan User Acceptance Testing sebesar 99,65%. Artefak yang dihasilkan berupa rancangan dan prototipe sistem informasi redistribusi barang layak pakai nonkomersial berbasis lokasi dan kepercayaan komunitas, yang mendukung pengembangan kanal redistribusi berbasis komunitas lokal serta pemikiran ekonomi sirkular.