digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Ferdiatma Budiarto
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

BAB 1 Ferdiatma Budiarto
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

BAB 2 Ferdiatma Budiarto
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

BAB 3 Ferdiatma Budiarto
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

BAB 4 Ferdiatma Budiarto
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

BAB 5 Ferdiatma Budiarto
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

BAB 6 Ferdiatma Budiarto
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

PUSTAKA Ferdiatma Budiarto
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

LAMPIRAN Ferdiatma Budiarto
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB

Desa Cijambu memiliki karakteristik fisik dan lingkungan serta biodiversitas yang kaya. Sayangnya, hal ini tidak menjadi pendorong kesejahteraan masyarakat. Desa Cijambu memiliki kesejahteraan yang buruk dengan tingkat kemiskinan ekstrim yang tinggi. Salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mempertimbangkan potensi karakteristik ekologis alam di Desa Cijambu adalah pengembangan agroforestri. Tujuan tugas akhir ini adalah untuk merancang kawasan agroforestri dengan menerapkan pendekatan Biodiversity Sensitive Urban Design (BSUD) di Desa Cijambu, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat. Biodiversity Sensitive Urban Design (BSUD) dipilih karena menawarkan solusi pembangunan yang meminimalkan dampak negatif lingkungan terutama terhadap biodiversitas alami kawasan dan dapat meningkatkan kualitas ekologis kawasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi lapangan, wawancara mendalam dengan stakeholder Pemerintah Desa Cijambu, Focus Group Discussion dengan masyarakat, Pemerintah Desa Cijambu, dan dinas terkait. Selain itu, data sekunder juga digunakan untuk data penunjang. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Metode ini digunakan untuk memberikan gambaran kualitas kondisi fisik dan lingkungan serta biodiversitas eksisting di Desa Cijambu. Selain itu, untuk menghasilkan hasil perancangan kawasan, digunakan metode perancangan fragmetal. Metode ini dilakukan dalam penentuan prinsip dan kriteria BSUD yang sesuai dengan kondisi biodiversitas Desa Cijambu. Hasil penelitian ini adalah sebuah masterplan yang dapat menjadi rujukan dalam pembangunan kawasan agroforestri Desa Cijambu, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan pembangunan yang tidak hanya meminimalkan dampak negatif, tetapi juga berdampak positif terhadap biodiversitas dan ekologis Desa Cijambu yang dapat menjadi potensi daya tarik tersendiri. Selain itu, penelitian ini dapat menjadi rujukan penelitian dengan konsep Biodiversitas Sensitive Urban Design (BSUD) di wilayah studi lain.