ABSTRAK Ferdiatma Budiarto
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 1 Ferdiatma Budiarto
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 2 Ferdiatma Budiarto
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 3 Ferdiatma Budiarto
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 4 Ferdiatma Budiarto
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 5 Ferdiatma Budiarto
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 6 Ferdiatma Budiarto
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
PUSTAKA Ferdiatma Budiarto
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
LAMPIRAN Ferdiatma Budiarto
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Desa Cijambu memiliki karakteristik fisik dan lingkungan serta biodiversitas yang
kaya. Sayangnya, hal ini tidak menjadi pendorong kesejahteraan masyarakat. Desa
Cijambu memiliki kesejahteraan yang buruk dengan tingkat kemiskinan ekstrim
yang tinggi. Salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
dengan mempertimbangkan potensi karakteristik ekologis alam di Desa Cijambu
adalah pengembangan agroforestri. Tujuan tugas akhir ini adalah untuk
merancang kawasan agroforestri dengan menerapkan pendekatan Biodiversity
Sensitive Urban Design (BSUD) di Desa Cijambu, Kecamatan Cipongkor,
Kabupaten Bandung Barat. Biodiversity Sensitive Urban Design (BSUD) dipilih
karena menawarkan solusi pembangunan yang meminimalkan dampak negatif
lingkungan terutama terhadap biodiversitas alami kawasan dan dapat
meningkatkan kualitas ekologis kawasan. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah observasi lapangan, wawancara mendalam dengan
stakeholder Pemerintah Desa Cijambu, Focus Group Discussion dengan
masyarakat, Pemerintah Desa Cijambu, dan dinas terkait. Selain itu, data sekunder
juga digunakan untuk data penunjang. Metode analisis yang digunakan adalah
metode analisis deskriptif kualitatif. Metode ini digunakan untuk memberikan
gambaran kualitas kondisi fisik dan lingkungan serta biodiversitas eksisting di
Desa Cijambu. Selain itu, untuk menghasilkan hasil perancangan kawasan,
digunakan metode perancangan fragmetal. Metode ini dilakukan dalam penentuan
prinsip dan kriteria BSUD yang sesuai dengan kondisi biodiversitas Desa
Cijambu. Hasil penelitian ini adalah sebuah masterplan yang dapat menjadi
rujukan dalam pembangunan kawasan agroforestri Desa Cijambu, Kecamatan
Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat
menjadi rujukan pembangunan yang tidak hanya meminimalkan dampak negatif,
tetapi juga berdampak positif terhadap biodiversitas dan ekologis Desa Cijambu
yang dapat menjadi potensi daya tarik tersendiri. Selain itu, penelitian ini dapat
menjadi rujukan penelitian dengan konsep Biodiversitas Sensitive Urban Design
(BSUD) di wilayah studi lain.
Perpustakaan Digital ITB