PT PINDAD merupakan perusahaan BUMN. Saat ini, PT PINDAD mengalami kesulitan dalam mengelola sistem karir khususnya jalur karir di perusahaan. Jalur karir eksisting dianggap tidak efektif dalam pembuatan perencanaan dan pengembangan karir di perusahaan.
Jalur karir eksisting masih dipengaruhi oleh subjektivitas pimpinan, hanya berdasarkan struktur organisasi, lama kerja, dan strata jabatan. Jalur karir eksisting juga tidak mengakomodasi pegawai yang ingin fokus kepada area fungsional. Pegawai juga tidak mengetahui jalur karir dari jabatan yang dipegang.
Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini berfokus pada perancangan jalur karir berbasis kompetensi yang sesuai dengan kondisi PT PINDAD. Model jalur karir yang digunakan adalah jalur karir rangkap sesuai dengan kondisi PT PINDAD. Perancangan jalur karir berbasis kompetensi diawali dengan perancangan kamus kompetensi. Kamus kompetensi terdiri dari kompetensi umum dan kompetensi bidang. Kamus kompetensi digunakan sebagai acuan untuk tahapan selanjutnya yaitu penyusunan kebutuhan kompetensi jabatan (KKJ). Penyusunan matriks KKJ dilakukan dengan metode penelitian deskriptif dengan teknik analisis isi pada data uraian jabatan dan diverifikasi dengan metode wawancara. KKJ yang dipetakan terdiri dari KKJ jabatan struktural dan fungsional. KKJ divalidasi dengan menggunakan analisis grafik dan analisis klaster. Setelah KKJ yang dipetakan valid, pengelompokan jabatan dilakukan dengan analisis klaster. Kelompok jabatan struktural terdiri dari 199 jabatan, dan kelompok jabatan fungsional terdiri dari 181 jabatan dengan berdasarkan 82 variabel pengelompokan yaitu 82 dimensi kompetensi. Analisis klaster menghasilkan 15 kelompok jabatan struktural dan 7 kelompok jabatan fungsional. Hasil tersebut dijadikan acuan dalam perancangan jalur karir.
Hasil rancangan jalur karir tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan produktivitas pegawai dengan memberikan kesempatan pergerakan yang lebih luas baik lintas departemen atau divisi. Selain itu, hasil rancangan jalur karir ini diharapkan dapat membantu PT PINDAD dalam membuat perencanaan dan pengembangan karir berbasis kompetensi dan pengembangan sistem manajemen sumber daya manusia berbasis kompetensi secara terpadu.
Perancangan jalur karir sebaiknya dilengkapi dengan nilai dari setiap jabatan agar pergerakan jabatan yang tidak tepat dapat diminimalisasi. Rancangan jalur karir sebaiknya disertai dengan sistem pelatihan, sistem manajemen kinerja, dan sistem kompensasi yang didasarkan pada kompetensi. Sehingga menjadi Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi yang terpadu.
Perpustakaan Digital ITB