Dengan diterapkannya program wajib belajar 13 tahun di Indonesia, sekolah negeri menjadi semakin mudah diakses dan sepenuhnya disubsidi, sehingga memunculkan persepsi publik bahwa penyediaan pendidikan dasar sepenuhnya telah menjadi tanggung jawab negara. Pergeseran persepsi ini secara tidak langsung menimbulkan tantangan bagi sekolah filantropi yang mengandalkan donasi seperti Sekolah Juara yang didirikan untuk menyediakan pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana Sekolah Juara dapat merancang ulang dan mengimplementasikan model bisnis berbasis inovasi guna mencapai keberlanjutan finansial jangka panjang di tengah menurunnya dukungan donatur dan meningkatnya kompetisi dari sekolah negeri yang semakin membaik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pimpinan yayasan, kepala sekolah, dan pemangku kepentingan operasional untuk memahami dinamika organisasi serta tantangan strategis yang dihadapi. Wawancara tersebut dilengkapi dengan analisis dokumen resmi untuk menelusuri perubahan struktur operasional dan finansial Sekolah Juara. Selain itu, kajian literatur dilakukan untuk memetakan teori-teori terkait inovasi model bisnis, kepemimpinan pendidikan, dan keberlanjutan organisasi sosial. Seluruh sumber data ini menghasilkan pemahaman yang komprehensif tentang tekanan internal dan eksternal yang memengaruhi keberlanjutan sekolah.
Hasil penelitian mengidentifikasi empat inisiatif strategis utama yang diperlukan untuk mendorong inovasi model bisnis Sekolah Juara, yaitu transformasi kualitas guru, strategi penempatan berbasis keunggulan, pengembangan sumber pendapatan berbasis kualitas, dan pembangunan ekosistem investasi berkelanjutan. Penelitian ini juga merumuskan kerangka kompetensi kepala sekolah yang diperlukan untuk menggerakkan seluruh inisiatif tersebut secara efektif di tingkat jaringan sekolah. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian merekomendasikan penyusunan dan penerapan program pengembangan kompetensi yang terstruktur bagi para pemimpin sekolah untuk memastikan kesiapan mereka dalam memimpin transformasi menuju perusahaan sosial pendidikan berkelanjutan.
Perpustakaan Digital ITB