2017 TA PP SITI KARIN THALIA MIRZA 1-ABSTRAK.pdf
PUBLIC Open In Flipbook Lili Sawaludin Mulyadi
Waduk Melati (terletak di Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat) adalah badan air penerima aliran hasil pengolahan limbah domestik dari area Kelurahan Kebon Melati dan Kelurahan Kebon Kacang. Itu artinya, waduk ini akan mengakomodasi 65.711 populasi penduduk dan juga berbagai fasilitas perkotaan yang jumlahnya mencapai lebih dari 100 unit. Pada saat ini diketahui hanya 30% dari area yang terlayani IPAL terpusat. Maka terdapat 70% area yang air limbah domestiknya belum terlayani, sehingga air limbah domestik secara langsung masuk ke badan air tanpa adanya pengolahan. Hal ini membuat adanya pencemaran badan air berdasarkan data indeks pencemaran situ di Wilayah Jakarta Pusat Tahun 2011 yang bersumber dari Buku Putih Sanitasi (BPS) Percepatan Pembangunan Sanitas Permukiman. Maka dibutuhkan instalasi baru untuk mengolah air limbah domestik dari area yang belum terakomodasi dengan kapasitas 30 liter/detik. Pada perencanaan ini digunakan alternatif teknologi pengolahan biologis yaitu moving bed biofilm reactor, yang dianggap paling cocok dengan keadaan lapangan dan kebutuhan masyarakat, mengingat pada area perkotaan banyak sekali faktor yang dipertimbangkan, salah satunya minimnya ketersediaan lahan. Sistem instalasi pengolahan air limbah ini juga dilengkapi unit pengolahan lain yaitu bar screen, bak pengendap I, clarifier, juga unit pengolahan lumpur yaitu gravity thickener, dan sludge drying bed. Air olahan ditargetkan mencapai baku mutu yang berlaku yaitu PerMen LHK Nomor 68 Tahun 2016 mengenai Baku Mutu Air Limbah Domestik. Hal ini dilakukan demi melindungi kualitas lingkungan dan juga kesehatan publik.
Perpustakaan Digital ITB