UMKM yang beroperasi melalui berbagai saluran digital terdesentralisasi tidak memiliki mekanisme kepercayaan yang independent, terintegrasi dan dapat digunakan lintas platform, sehingga menyulitkan bisnis tepercaya untuk membuktikan legitimasi serta menyulitkan pembeli dalam menilai risiko transaksi.
Penelitian ini mengembangkan TerVerify sebagai rancangan infrastruktur kepercayaan digital lintas platform untuk perdagangan online terdesentralisasi. TerVerify dikembangkan dengan lapisan kepercayaan independen yang mengintegrasikan verifikasi bisnis secara institusional, visibilitas reputasi, dan jaminan transaksi. Informasi tersebut ditampilkan melalui profil bisnis publik dan trust badge portabel yang dapat digunakan pada berbagai kanal digital UMKM.
Pendekatan Design Science Research yang disesuaikan digunakan melalui kajian literatur, benchmarking, analisis kesenjangan, perumusan kebutuhan desain, pengembangan prototipe visual, model bisnis, dan penilaian kelayakan. Analisis didukung oleh teori asimetri informasi, kepercayaan, sinyal, principal-agent, dan kepercayaan institusional.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme kepercayaan yang tersedia masih terfragmentasi dan bergantung pada platform tertentu. Perlindungan dan kepercayaan digital marketplace umumnya terbatas pada ekosistemnya sendiri, sedangkan ulasan pada media sosial dan aplikasi pesan langsung sulit dipastikan keaslian nya. TerVerify menjawab kesenjangan tersebut melalui verifikasi bertahap, pemeriksaan yang transparan, status masa berlaku, profil publik, dan trust badge aktif.
Penilaian kelayakan menunjukkan bahwa TerVerify dapat dikembangkan melalui minimum viable product berbasis web, verifikasi semi-manual, dan uji awal di Bandung. Pengujian lanjutan diperlukan untuk menilai adopsi, kesediaan membayar, reliabilitas verifikasi, dan kinerja operasional
Perpustakaan Digital ITB