digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Karunia Muda Kurniawan
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Verifikasi Printed Circuit Board Assembly (PCBA) pada tahapan First Test di PT Nicslab Global Industri saat ini masih dilakukan secara manual menggunakan multimeter digital. Proses tersebut mengharuskan operator untuk mengidentifikasi lokasi test point, hubungan konektivitas antar node yang diharapkan, serta level tegangan yang harus diukur. Kondisi ini meningkatkan ketergantungan proses pengujian terhadap personel yang berpengalaman. Untuk mendukung proses First Test secara semi-otomatis, tugas akhir ini membahas perancangan, implementasi, dan verifikasi dua subsistem pendukung pada perangkat verifikasi PCBA berbasis bed-of-nails, yaitu subsistem catu daya dan antarmuka fixture pogo pin. Subsistem catu daya berfungsi menyediakan rail tegangan yang dibutuhkan oleh Device Under Test (DUT) serta rail tegangan untuk rangkaian elektronik internal, sedangkan antarmuka fixture berfungsi menyediakan akses elektrik tetap menuju test point DUT terpilih pada kondisi penempatan DUT dan fixture yang telah disejajarkan. Subsistem catu daya yang diimplementasikan diverifikasi pada kondisi tanpa beban dan kondisi DUT terhubung menggunakan multimeter digital Keithley DMM7510. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa rail +12 V dan -12 V untuk DUT memenuhi persyaratan toleransi ±0,2 V, dengan galat pengukuran maksimum sebesar 0,066 V atau 0,55% pada kondisi DUT terhubung. Rail internal 5 V dan 3,3 V juga memenuhi kriteria level tegangan ±5%, dengan galat maksimum masing-masing sebesar 0,60% dan 0,12%. Antarmuka fixture diverifikasi melalui pengukuran resistansi kontak 2-wire dengan kompensasi resistansi kabel pada sembilan test point DUT. Seluruh test point memenuhi kriteria Rcontact < 0,6 ?, dengan resistansi kontak terkompensasi maksimum sebesar 0,471 ?. Hasil tersebut menunjukkan bahwa subsistem catu daya dan antarmuka fixture pogo pin yang diimplementasikan mampu mendukung proses continuity test dan basic voltage test dengan menyediakan rail tegangan yang stabil serta akses elektrik beresistansi rendah ke test point DUT.