Transportasi laut memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas wilayah dan pertumbuhan
ekonomi melalui penyediaan jasa angkutan penumpang serta barang yang efisien. Kapal roro
(roll-on/roll-off) yang berfungsi sebagai feri penumpang (RoPax) berkontribusi besar terhadap
jaringan transportasi tersebut dan menuntut perancangan sistem propulsi yang andal. Penelitian ini
bertujuan merancang tahap awal sistem propulsi kapal roro penumpang (RoPax Ferry 8017) dengan
panjang 81 m dan lebar 17,2 m yang dirancang untuk beroperasi pada rute Newfoundland-Fogo-Change
Islands. Perancangan dilakukan pada kondisi perairan tenang dengan kecepatan dinas 14 knot
menggunakan data ukuran utama kapal untuk menghitung koefisien bentuk lambung sebagai dasar
estimasi tahanan metode Holtrop-Mennen. Nilai tahanan total dan kondisi aliran di buritan kapal
menjadi dasar perancangan propeler empat bilah dengan diagram Kr-KQ Wageningen B-series, sehingga
diperoleh kombinasi diameter, rasio pitch-diameter, blade area ratio, dan kecepatan putar yang
memberikan efisiensi open water maksimum. Hasil perhitungan menunjukkan tahanan total kapal sebesar
129 kN dan daya efektif 928 kW. Propeler terpilih merupakan propeler Wageningen B4.40 dengan
spesifikasi jumlah bilah Z = 4, BAR= 0,40, P/D = 0,70, efisiensi open water llo = 0,667, dan
kecepatan putar 227 rpm yang memenuhi batas kavitasi menurut kriteria Burrill. Berdasarkan
efisiensi sistem propulsi diperoleh daya diperoleh propeler 1282 kW, daya poros 1349 kW, dan daya
terpasang 1686 kW, yang berada dalam kisaran daya kapal feri lain dengan ukuran sejenis sehingga
rancangan sistem propulsi dinilai layak sebagai dasar pemilihan motor penggerak.
Perpustakaan Digital ITB