digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Transportasi laut memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi melalui penyediaan jasa angkutan penumpang serta barang yang efisien. Kapal roro (roll-on/roll-off) yang berfungsi sebagai feri penumpang (RoPax) berkontribusi besar terhadap jaringan transportasi tersebut dan menuntut perancangan sistem propulsi yang andal. Penelitian ini bertujuan merancang tahap awal sistem propulsi kapal roro penumpang (RoPax Ferry 8017) dengan panjang 81 m dan lebar 17,2 m yang dirancang untuk beroperasi pada rute Newfoundland-Fogo-Change Islands. Perancangan dilakukan pada kondisi perairan tenang dengan kecepatan dinas 14 knot menggunakan data ukuran utama kapal untuk menghitung koefisien bentuk lambung sebagai dasar estimasi tahanan metode Holtrop-Mennen. Nilai tahanan total dan kondisi aliran di buritan kapal menjadi dasar perancangan propeler empat bilah dengan diagram Kr-KQ Wageningen B-series, sehingga diperoleh kombinasi diameter, rasio pitch-diameter, blade area ratio, dan kecepatan putar yang memberikan efisiensi open water maksimum. Hasil perhitungan menunjukkan tahanan total kapal sebesar 129 kN dan daya efektif 928 kW. Propeler terpilih merupakan propeler Wageningen B4.40 dengan spesifikasi jumlah bilah Z = 4, BAR= 0,40, P/D = 0,70, efisiensi open water llo = 0,667, dan kecepatan putar 227 rpm yang memenuhi batas kavitasi menurut kriteria Burrill. Berdasarkan efisiensi sistem propulsi diperoleh daya diperoleh propeler 1282 kW, daya poros 1349 kW, dan daya terpasang 1686 kW, yang berada dalam kisaran daya kapal feri lain dengan ukuran sejenis sehingga rancangan sistem propulsi dinilai layak sebagai dasar pemilihan motor penggerak.