Perencanaan perjalanan merupakan proses yang melibatkan berbagai aktivitas, mulai
dari pencarian dan perbandingan informasi destinasi, penyusunan itinerary, penentuan
rute, pengelolaan anggaran, hingga pemesanan layanan perjalanan. Meskipun
aplikasi Online Travel Agency (OTA) telah menyediakan berbagai layanan
perjalanan, proses perencanaan masih sering dilakukan melalui beberapa platform
yang berbeda. Kondisi tersebut menyebabkan fragmentasi informasi dan interaksi
serta meningkatkan usaha pengguna dalam mempertahankan dan mengintegrasikan
konteks perjalanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang antarmuka dan desain
interaksi fitur Trip Planner pada aplikasi mobile OTA yang dapat mengintegrasikan
aktivitas utama perencanaan perjalanan dalam satu alur interaksi yang terpadu dan
mudah digunakan. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan User-Centered
Design (UCD) melalui tahapan pemahaman konteks penggunaan, identifikasi kebutuhan
pengguna, perancangan solusi, evaluasi, dan iterasi desain hingga menghasilkan
high-fidelity prototype yang mencakup pembuatan Trip Plan, eksplorasi destinasi,
pengelolaan itinerary, visualisasi peta, optimasi rute, estimasi anggaran, kolaborasi
perjalanan, dan integrasi dengan layanan pemesanan OTA. Evaluasi high-fidelity
prototype dilakukan dalam dua iterasi dengan melibatkan sembilan partisipan pada
setiap iterasi menggunakan metrik Completion Rate, Time on Task, Single Ease
Question (SEQ), Raw Task Load Index (RTLX), System Usability Scale (SUS), serta
penilaian terhadap usability goals dan user experience goals. Berdasarkan hasil
usability testing, rancangan solusi memperoleh skor SEQ sebesar 6,81 dari skala
7 untuk partisipan inisiator dan 7 dari skala 7 untuk partisipan anggota, serta skor
SUS sebesar 92,22. Hasil penilaian RTLX menunjukkan tingkat beban kerja pengguna
yang rendah. Secara keseluruhan, rancangan akhir telah memenuhi usability
goals dan user experience goals yang ditetapkan. Analisis kelayakan menunjukkan
bahwa fungsionalitas utama rancangan memiliki bentuk implementasi serupa pada
sistem yang telah tersedia dan didukung oleh teknologi yang memungkinkan untuk
dikembangkan lebih lanjut. Dengan demikian, rancangan fitur Trip Planner mampu
mendukung proses perencanaan perjalanan yang lebih terintegrasi dan memiliki
potensi untuk diimplementasikan pada aplikasi mobile OTA.
Perpustakaan Digital ITB