Smart school melibatkan sistem pendataan, layanan sekolah, platform pembelajaran,
asesmen, dan analitik yang memiliki struktur, jadwal pembaruan, serta pemilik
berbeda. Keragaman tersebut menyebabkan ketidakselarasan data, keterbatasan
metadata, dan pekerjaan rekonsiliasi manual sebelum data dapat digunakan. Penelitian
ini bertujuan menghasilkan kebutuhan dan rancangan arsitektur enterprise untuk
integrasi data pendidikan dalam mendukung smart school pada ekosistem smart
city. Penelitian mengadaptasi TOGAF Standard, 10th Edition, khususnya Architecture
Development Method pada fase visi, arsitektur bisnis, arsitektur data, arsitektur
aplikasi, dan arsitektur teknologi. Bukti diperoleh melalui kajian regulasi dan
publikasi yang tersedia untuk umum serta wawancara semi-terstruktur dengan tiga
analis PUSDATIN Kemendikdasmen dan seorang pendiri perusahaan teknologi pendidikan.
Catatan wawancara yang tidak direkam direkonstruksi berdasarkan substansi
dan dikonfirmasi melalui member checking. Analisis menghasilkan kebutuhan
interoperabilitas, model data bersama, katalog metadata, validasi kualitas, pengelolaan akses, audit, dan tata kelola lintas organisasi. Arsitektur target
direpresentasikan dengan ArchiMate dan memetakan lapisan bisnis, data, aplikasi,
serta teknologi. Validasi narasumber menunjukkan bahwa model
merepresentasikan pola utama kondisi saat ini dan bahwa komponen target relevan
untuk penerapan bertahap. Rancangan diposisikan sebagai arsitektur konseptual
dan logis, bukan dokumentasi konfigurasi produksi atau rekomendasi pengadaan
produk.
Perpustakaan Digital ITB