BAB I Sesilia Katerina C Depari [27123037]
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB II Sesilia Katerina C Depari [27123037]
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB III Sesilia Katerina C Depari [27123037]
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB IV Sesilia Katerina C Depari [27123037]
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB V Sesilia Katerina C Depari [27123037]
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan
Paraplegia merujuk pada kondisi kelumpuhan total pada bagian tubuh bawah.
Pengguna kursi roda dengan kondisi paraplegia menghadapi tantangan dalam
proses berpakaian sehari-hari akibat keterbatasan mobilitas pada anggota tubuh
bagian bawah. Kondisi ini membuat aktivitas seperti mengenakan pakaian bagian
bawah dan menyesuaikan potongan celana di area pinggang membutuhkan usaha
lebih. Di Indonesia, akses terhadap adaptive clothing masih terbatas, akibatnya
individu dengan paraplegia harus beradaptasi dengan desain pakaian yang tidak
dirancang untuk pengguna dengan postur duduk jangka panjang dan mobilitas
terbatas. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa posisi dan jenis pembuka
pakaian dapat mempermudah proses berpakaian individu dengan disabilitas.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan design thinking.
Dalam penelitian ini, tiga celana adaptif dengan sistem pembuka yang bervariasi
dirancang dan diujikan pada tiga pengguna kursi roda paraplegia. Wawancara semi
terstruktur dilakukan untuk mengetahui pengalaman, preferensi dan tantangan
individu dengan paraplegia. Pengukuran waktu dan Kuesioner System Usability
Scale digunakan sebagai instrumen untuk mengevaluasi tiga celana adaptif yang
dirancang. Waktu yang dibutuhkan untuk mengenakan dan melepaskan celana
dihitung menggunakan stopwatch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuka
samping dengan velcro dan magnet menawarkan waktu pelepasan tercepat,
sedangkan pembuka samping dengan ritsleting memberikan waktu pemakaian
tercepat. Namun, pembuka depan dengan kancing menjadi pilihan yang lebih
disukai. Penelitian ini menyoroti bahwa kemudahan penggunaan tidak hanya
dipengaruhi oleh waktu namun keakraban dan keamanan sistem pembuka.
Perpustakaan Digital ITB