digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

To be Published
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

Luxxe Studio adalah merek fashion premium yang beroperasi terutama secara daring, berbasis di Indonesia, dan didirikan pada tahun 2019 dan berfokus pada pembuatan pakaian modern khusus untuk wanita muda berusia 18–35 tahun. Secara utama, Luxxe Studio menggunakan Instagram dan Shopee sebagai platform utama untuk melakukan aktivitas daring. Luxxe Studio telah menerima perhatian khusus di platform digitalnya dengan peningkatan jumlah pengikut Instagram yang meningkat dari 470.000 pada Januari 2025 menjadi 561.000 pada September 2025. Rata-rata, dalam pesanan bulanan, jumlahnya cenderung stabil sekitar 450 pembelian. Meskipun banyak konten memiliki jumlah tayangan dan berbagi yang tinggi, hal ini tidak sejalan dengan peningkatan dalam pembelian yang sebenarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pemasaran gerilya, citra merek, dan kesadaran merek; strategi yang digunakan oleh Luxxe Studio dipersepsikan oleh pelanggan dan apakah hal tersebut memiliki peran penting di akhir perjalanan konsumen, yang menunjukkan keputusan untuk melakukan pembelian. Guerrilla marketing, yang didefinisikan sebagai pendekatan promosi berbiaya rendah namun sangat kreatif yang dirancang untuk menarik perhatian konsumen dan menghasilkan word-of-mouth yang kuat, dimasukkan sebagai salah satu variabel utama dalam penelitian ini. Penelitian ini mengkaji hubungan antara Pemasaran Gerilya dan keputusan pembelian serta menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mempertimbangkan peran Kesadaran Merek dan Citra Merek dalam mempengaruhi hubungan ini. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan kemudian dianalisis menggunakan metode statistik Partial Least Squares dari Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Dengan menggunakan analisis PLS-SEM, semua jalur struktural terbukti signifikan, yang merupakan petunjuk bahwa model konseptual yang diusulkan memiliki kekuatan yang baik. Rekomendasi dari penelitian ini adalah: Membangun Citra Merek Mewah yang Kuat dan Kredibel yang Memenuhi Preferensi Konsumen Muda Perkotaan, Menciptakan Pengalaman Pembelian Mewah yang Jelas dan Menyenangkan yang Disesuaikan untuk Pembeli Digital-Native, serta Memanfaatkan Pemasaran Gerilya untuk Meningkatkan Kesadaran Merek dan Keinginan di Kalangan Dewasa Muda yang Berfokus pada Tren.