digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Valentine Vyna Gracia [17018015]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Saat merasa takut manusia secara aktif mencari keselamatan untuk mendapatkan rasa aman. Salah satu caranya adalah menggunakan sistem mekanisme koping untuk mencapai ketenangan meski efeknya hanya sesaat. Identifikasi mengenai pengaruh memori negatif dari kejadian traumatis yang memberi rasa takut masif dapat merangsang manusia untuk mencari kebebasan dari belenggu tersebut. Karya tugas akhir ini merupakan karya yang menggambarkan upaya penulis untuk beralih dari situasi menakutkan dengan memvisualisasikan berbagai rupa dari mekanisme koping maladaptif yang diperankan oleh figur-figur manusia dan kambing miotonik. Karya tugas akhir ini dibuat dengan tujuan sebagai ekspresi dari kritik diri; menjadi pengingat dalam pengambilan keputusan kepada umum untuk tidak mengambil keputusan yang kelak dapat memicu ketakutan bagi orang lain dan menciptakan memori negatif bahkan traumatis yang kemudian dapat memperbesar kemungkinan untuk mengakibatkan pengambilan langkah menggunakan sistem mekanisme koping maladaptif yang tidak membantu sebagai respon dari pilihan yang diambil. Menggunakan pemikiran Endel Tulving, penulis mengaplikasikan teori memori episodik yang sama dan dialami oleh beberapa individu. Penulis ingin memvisualisasikan respon dan pengambilan keputusan dalam menentukan mekanisme koping yang berbeda-beda dari individu yang berbeda atas satu kejadian traumatik yang dialami bersama. Bentuk seni rupa karya digital drawing dipilih untuk menampilkan lukisan digital yang kemudian dibuat bergerak menjadi format GIF, terinspirasi dari memori negatif yang hadir berulang tanpa suara layaknya format tersebut. Berbekal dengan intuisi dalam mengekspresikan rasa takut karya ini mengaplikasikan saturasi rendah pada pemilihan warna dan penghadiran kontras dalam karya sebagai penentuan fokus. Pembatasan instrumen alat digital seperti kuas digital yang diputuskan sebagai aturan yang diciptakan oleh penulis sendiri mewakilkan hukuman bagi diri sebagai ekspresi mekanisme koping yang secara tidak sengaja biasa penulis praktikan. Penciptaan karya ini diharapkan dapat menggugah kesadaran mendalam mengenai respon personal yang memengaruhi individu lain layaknya iklan layanan masyarakat yang memiliki tujuan untuk mengubah perilaku dalam mengaplikasikan mekanisme koping, terkhususnya dalam upaya mengakhiri hidup dan meninggalkan banyak orang dalam hidup seseorang.