ABSTRAK Rajabani Bramantio
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 1 Rajabani Bramantio
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 2 Rajabani Bramantio
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 3 Rajabani Bramantio
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 4 Rajabani Bramantio
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 5 Rajabani Bramantio
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
BAB 6 Rajabani Bramantio
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
PUSTAKA Rajabani Bramantio
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
LAMPIRAN Rajabani Bramantio
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Terbatas Yoninur Almira
» Gedung UPT Perpustakaan
» ITB
Pembangunan infrastruktur menjadi agenda utama pemerintah dalam upaya
memperkuat daya saing ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu proyek strategis nasional yang tengah dikembangkan adalah Pelabuhan
Patimban, yang terletak di Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat. Kajian ini
bertujuan untuk mengevaluasi dampak sosial dari kehadiran pelabuhan tersebut
terhadap komunitas lokal di Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara. Metodologi
yang digunakan menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif (mixed
methods), dengan teknik pengumpulan data mencakup telaah literatur, wawancara
mendalam, serta penyebaran kuesioner kepada warga dan perangkat desa. Temuan
penelitian menunjukkan adanya dampak positif berupa peningkatan pendapatan
masyarakat, pembukaan lapangan kerja baru, serta pelaksanaan program pelatihan
dan bantuan CSR dari pihak pengelola pelabuhan. Meski demikian, terdapat pula
dampak negatif seperti pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan, konflik sosial
dan gangguan yang dialami nelayan karena terbatasnya akses ke wilayah tangkapan.
Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan dukungan alat bantu seperti
matriks dampak dan metode penilaian Social Impact Assessment (SIA). Studi ini
memberikan rekomendasi strategis dalam upaya meminimalkan dampak negatif
serta mengoptimalkan manfaat sosial, sebagai masukan bagi pengelola pelabuhan,
pemerintah desa, dan lembaga terkait guna mewujudkan pembangunan pelabuhan
yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.
Perpustakaan Digital ITB