Tugas akhir ini melakukan kajian terhadap hasil pengukuran arus di perairan Pulau
Gosongcongkak selama satu siklus pasut pada saat pasang purnama. Pengukuran
arus tersebut menggunakan instrumen hidro-akustik, yaitu Aquadopp profiler
berfrekuensi 1000 kHz secara stasioner dari wahana apung. Berdasarkan hasil
kajian, pola arah arus yang terjadi selama pengukuran cenderung konsisten ke arah
tenggara dengan kecepatan sebesar 0.2 – 0.4 m/s. Keseragaman arus diukur
berdasarkan perbandingan data arus tiap lapisan menggunakan data arus lapisan
atas sebagai data pembanding. Tingkat keseragaman arus semakin rendah jika
mendekati dasar perairan. Dominasi arus ke arah tenggara berhubungan erat
dengan paparan morfologi terumbu karang yang membentuk saluran yang
mengarah ke barat laut dan tenggara. Hasil rekonstruksi sinyal arus menggunakan
Fast Fourier Transform menunjukkan bahwa pergerakan arus di stasiun
pengamatan pada saat pengukuran didominasi oleh faktor non-pasut.
Perpustakaan Digital ITB