Tingginya kandungan karbon dioksida (CO2) hingga 70% pada gas alam Natuna menjadi
tantangan besar dalam pemanfaatannya. Utilisasi gas alam melalui proses reformasi kering
membutuhkan pemisahan sebagian CO2 untuk mencapai umpan dengan jumlah mol CH4 dan CO2
yang sama. Solusi efisien untuk mencapai target pemisahan ini adalah penggunaan teknologi
Rotating Packed Bed (RPB) yang menawarkan intensifikasi perpindahan massa dengan ukuran
sistem yang lebih ringkas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja
adsorpsi CO2 pada sistem RPB menggunakan adsorben Zeolit 13X terimpregnasi Deep Eutectic
Solvent (DES).
Modifikasi adsorben dilakukan melalui proses impregnasi menggunakan DES berbasis kolin
klorida-urea dengan perbandingan molar 1:2. Karakterisasi fisikokimia menunjukkan
keberhasilan penetrasi DES ke dalam pori zeolit tanpa merusak kerangka utama faujasit. Hal ini
dibuktikan oleh hasil XRD dan BET yang menunjukkan penurunan derajat kristalinitas menjadi
59,7% dan penyusutan luas permukaan spesifik menjadi 228,67 m2/g serta konfirmasi keberadaan
gugus aktif amina dan karbonil sebagai situs kemisorpsi melalui analisis FTIR. Uji performa
adsorpsi dalam sistem RPB secara kontinu membuktikan bahwa kondisi operasi optimum tercapai
pada kecepatan putaran rotor 150 RPM dan temperatur 70 °C, menghasilkan kapasitas adsorpsi
maksimum sebesar 2,21 mmol-CO2/g. Modifikasi kimiawi ini secara empiris berhasil
meningkatkan kapasitas adsorpsi CO2 sebesar 23,39% dibandingkan Zeolit 13X murni.
Intensifikasi hidrodinamika pada RPB juga terbukti lebih unggul dibandingkan unggun statis
(Packed Bed), yang hanya mencapai kapasitas serapan sebesar 1,96 mmol-CO2/g. Meskipun
demikian, uji siklus keterulangan menunjukkan adanya kelemahan pada stabilitas jangka panjang
material termodifikasi ini, di mana terjadi penyusutan kapasitas hingga 28,91% pada siklus ketiga
akibat degradasi termal parsial DES dan pelepasan CO2 (desorpsi) yang tidak sempurna. Secara
keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa modifikasi DES pada Zeolit 13X dalam sistem
RPB sangat potensial untuk diaplikasikan sebagai teknologi penangkapan CO2 yang efisien pada
fasilitas pemrosesan gas alam, walau masih memerlukan optimasi lebih lanjut pada tahap
regenerasi adsorben.
Perpustakaan Digital ITB