Pengelolaan sampah di perairan menjadi salah satu permasalahan global yang
terus meningkat akibat pertumbuhan penduduk, urbanisasi, dan aktivitas ekonomi.
Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN),
timbulan sampah di Indonesia pada tahun 2025 mencapai 23,41 juta ton per tahun.
Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu penyumbang terbesar, dengan Daerah
Aliran Sungai (DAS) Citarum menerima timbulan sampah sebesar 431.173 ton
per tahun. Salah satu solusi untuk mengatasi timbulan sampah di perairan adalah
penggunaan alat pengangkut sampah Trash Skimmer. Penelitian ini merancang
sistem Trash Skimmer skala pilot sebagai pengembangan dari Trash Skimmer
skala produk yang telah dibuat sebelumnya. Sistem yang dikembangkan meliputi
sistem komunikasi berbasis modul LoRa e-BYTE E220-400T22D untuk kontrol
gerak Trash Skimmer dan konveyor, serta sistem monitoring berbasis Internet of
Things (IoT) untuk memantau suhu baterai, ketinggian air, dan posisi Trash
Skimmer. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem komunikasi LoRa mampu
mencapai Packet Delivery Ratio (PDR) sebesar 100% pada kondisi line of sight
(LOS) hingga jarak 1150 m dan pada kondisi non-line of sight (NLOS) hingga
jarak 360 m. Selain itu, sistem pelacakan posisi menggunakan GPS memiliki
akurasi rata-rata 4,43 m. Kemudian hasil sistem kontrol berhasil mengendalikan
gerak Trash Skimmer, konveyor, sesuai dengan perintah yang diberikan. Hasil
pengembangan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengambilan sampah
di sungai serta menjadi solusi yang lebih efektif dan berkelanjutan dalam
mendukung pengelolaan sampah perairan, khususnya pada wilayah dengan
tingkat pencemaran tinggi seperti DAS Citarum.
Perpustakaan Digital ITB