Transformasi digital merupakan keharusan bagi setiap industri untuk meningkatkan daya saing, namun tingginya tingkat kegagalan implementasi menjadi masalah krusial yang seringkali disebabkan oleh kelemahan manajerial. Dalam konteks transformasi digital pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), banyak penelitian yang berfokus pada adopsi teknologi, tetapi masih terdapat celah pada ketersediaan alat ukur yang dapat menilai kematangan proses manajemen perubahan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah model maturitas manajemen perubahan dalam konteks transformasi digital pada UMKM dengan mengintegrasikan teori manajemen perubahan Kotter dan faktor-faktor keberhasilan kritis, serta menguji validitas dan reliabilitas model yang dikembangkan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodologi pengembangan model maturitas dari De Bruin dkk. (2005). Indikator model dieksplorasi melalui Tinjauan Literatur Sistematis terhadap Faktor Keberhasilan Kritis manajemen perubahan dalam transformasi digital. Model yang dihasilkan kemudian divalidasi melalui wawancara semi-terstruktur pada tiga perusahaan di Kota Bandung dengan menguji validitas isi dan validitas tampang untuk memastikan relavansi dengan UMKM.
Hasil penelitian ini adalah sebuah model maturitas yang terdiri 26 faktor keberhasilan yang dipetakan pada 8 tahapan perubahan Kotter dengan 5 level kematangan. Model ini terbukti memiliki validitas konten yang sangat tinggi (CVI = 1.0). Hasil penilaian kematangan tahap perubahan menunjukkan bahwa UMKM umumnya berada pada level kematangan awal (Informal dan Systematic) yang mengindikasikan perlunya formalisasi proses perubahan. UMKM disarankan untuk menggunakan model ini sebagai alat diagnostik untuk menyusun peta jalan perbaikan secara bertahap. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk melakukan validasi kuantitatif dengan sampel yang lebih luas dan memperkaya model dengan pemangku kepentingan eksternal.
Perpustakaan Digital ITB