Komunitas pejalan kaki Kakibesi di Kota Bandung berkembang pesat menjadi salah satu komunitas olahraga perkotaan terbesar, namun menghadapi tantangan keberlanjutan partisipasi anggota di tengah persaingan antarkomunitas dan sistem partisipasi berbasis kuota. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap future behavioral intention anggota dan mengembangkan model future behavioral intention dengan mengintegrasikan dimensi relationship quality (perceived value, satisfaction, trust, dan commitment), termasuk peran mediasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert tujuh poin, dengan 157 data valid yang layak dianalisis. Hasil pengujian sembilan hipotesis menunjukkan enam hipotesis diterima dan tiga hipotesis ditolak. Commitment merupakan satu-satunya variabel yang berpengaruh langsung dan signifikan terhadap future behavioral intention (koefisien jalur 0,497), sedangkan perceived value, satisfaction, dan trust tidak berpengaruh langsung, melainkan bekerja secara tidak langsung melalui jalur relasional berjenjang yang berujung pada commitment. Pengaruh terkuat ditemukan pada hubungan perceived value terhadap satisfaction (0,781). Model mampu menjelaskan 49,3% variasi future behavioral intention (R² = 0,493) dengan relevansi prediktif yang memadai. Temuan ini menegaskan bahwa commitment berperan sebagai mediator utama dalam membentuk future behavioral intention. Oleh karena itu, pengelola komunitas disarankan menjadikan penguatan komitmen sebagai sasaran utama strategi retensi anggota, didukung peningkatan nilai yang dirasakan, kepuasan, dan kepercayaan secara konsisten.
Perpustakaan Digital ITB