digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Hareudang Bandung, organisasi non pemerintah yang berfokus pada isu food waste dan lingkungan keberlanjutan, menghadapi kesenjangan penyelarasan kapabilitas karena transformasi strategis menuju organisasi profesional berkembang lebih cepat daripada pengembangan internalnya. Penelitian studi kasus ini menggunakan metode kualitatif yang mengkaji penerjemahan transformasi korporat ke dalam kapabilitas organisasi, mengidentifikasi hambatan institusionalisasi, serta merumuskan kerangka kerja strategis. Data dikumpulkan melalui wawancara, dokumen organisasi, dan observasi, lalu dianalisis menggunakan analisis tematik, PESTEL-EFAS, dan Burke-Litwin-IFAS, serta disintesis melalui SWOT dan TOWS Matrix. Hasil penelitian menunjukkan kekuatan pada kepemimpinan, formalisasi, dan jaringan pemangku kepentingan. Diperoleh skor IFAS 2,48 dan EFAS 2,69, namun kapabilitas belum merata akibat dominasi pendiri, tantangan koordinasi, serta keterbatasan sistem. Dirumuskan empat prioritas strategis: Institutional Leadership and Strategic Alignment, Organizational Integration and Coordination, Knowledge and Stakeholder Institutionalization, serta People and Organizational Sustainability, yang dituangkan dalam peta jalan dua belas bulan (Foundation, Integration, Institutionalization, Review and Adjustment). Penelitian ini menghasilkan kerangka kerja kontekstual untuk memperkuat kapabilitas organisasi dan menunjang transformasi strategis yang berkelanjutan.