Klaritromisin merupakan antibiotik makrolida yang banyak digunakan dalam terapi
berbagai infeksi, dengan sediaan tablet lepas lambat dikembangkan untuk
menurunkan fluktuasi kadar obat dan meningkatkan kepatuhan pasien. Penelitian
ini bertujuan mengembangkan formula tablet klaritromisin lepas lambat 500 mg
yang diprediksi bioekivalen dengan produk komparator (Abbotic XL) melalui
pendekatan Physiologically Based Pharmacokinetic (PBPK). Tablet dikembangkan
menggunakan sistem matriks hypromellose dengan variasi tipe dan konsentrasi
polimer, pengisi, serta ketebalan lapisan salut. Seluruh formula dievaluasi
karakteristik fisik dan profil disolusi terbanding pada media pH 1,2; 4,5; dan 6,8.
Formula dengan faktor similaritas (F2) > 50 pada seluruh media disolusi dipilih
untuk simulasi PBPK menggunakan perangkat lunak PK-SIM®. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Formula 8 dengan ketebalan coating 2% dan 4% memilik i
profil disolusi serupa dengan produk komparator pada pH 4,5 dan 6,8. Simulasi
PBPK memprediksi bioekivalensi pada pH 6,8, namun tidak pada pH 4,5 karena
parameter farmakokinetik berada di luar rentang keberterimaan 0,80–1,25,
meskipun profil disolusi in vitro serupa. Formula 8 dengan ketebalan coating 4%
diproduksi pada skala pilot dan menunjukkan karakteristik yang sebanding dengan
skala laboratorium, namun tetap diprediksi tidak bioekivalen pada pH 4,5.
Disimpulkan bahwa keserupaan disolusi in vitro tidak selalu menjamin
bioekivalensi in vivo, sehingga diperlukan reformulasi dan konfirmasi melalui uji
bioekivalensi in vivo. Pemodelan PBPK terbukti menjadi pendekatan yang efektif
dan efisien dalam mendukung pengembangan formula serta seleksi kandidat uji
bioekivalensi.
Perpustakaan Digital ITB