digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Klaritromisin merupakan antibiotik makrolida yang banyak digunakan dalam terapi berbagai infeksi, dengan sediaan tablet lepas lambat dikembangkan untuk menurunkan fluktuasi kadar obat dan meningkatkan kepatuhan pasien. Penelitian ini bertujuan mengembangkan formula tablet klaritromisin lepas lambat 500 mg yang diprediksi bioekivalen dengan produk komparator (Abbotic XL) melalui pendekatan Physiologically Based Pharmacokinetic (PBPK). Tablet dikembangkan menggunakan sistem matriks hypromellose dengan variasi tipe dan konsentrasi polimer, pengisi, serta ketebalan lapisan salut. Seluruh formula dievaluasi karakteristik fisik dan profil disolusi terbanding pada media pH 1,2; 4,5; dan 6,8. Formula dengan faktor similaritas (F2) > 50 pada seluruh media disolusi dipilih untuk simulasi PBPK menggunakan perangkat lunak PK-SIM®. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Formula 8 dengan ketebalan coating 2% dan 4% memilik i profil disolusi serupa dengan produk komparator pada pH 4,5 dan 6,8. Simulasi PBPK memprediksi bioekivalensi pada pH 6,8, namun tidak pada pH 4,5 karena parameter farmakokinetik berada di luar rentang keberterimaan 0,80–1,25, meskipun profil disolusi in vitro serupa. Formula 8 dengan ketebalan coating 4% diproduksi pada skala pilot dan menunjukkan karakteristik yang sebanding dengan skala laboratorium, namun tetap diprediksi tidak bioekivalen pada pH 4,5. Disimpulkan bahwa keserupaan disolusi in vitro tidak selalu menjamin bioekivalensi in vivo, sehingga diperlukan reformulasi dan konfirmasi melalui uji bioekivalensi in vivo. Pemodelan PBPK terbukti menjadi pendekatan yang efektif dan efisien dalam mendukung pengembangan formula serta seleksi kandidat uji bioekivalensi.