Meningkatnya kebutuhan biodiesel di Indonesia mendorong pengembangan katalis
homogen alkali metilat yang dapat diproduksi secara mandiri untuk mengurangi
ketergantungan terhadap katalis impor. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sintesis
sodium metilat (NaOCH?) menggunakan Bubble Column Reactor (BCR) sebagai unit
reactive dehydration sekaligus mengevaluasi karakteristik kesetimbangan, kinetika
reaksi, performa operasi BCR, serta aktivitas katalis pada reaksi transesterifikasi
biodiesel. Metanol teknis dipreparasi melalui distilasi sebelum direaksikan dengan NaOH
pada variasi rasio mol NaOH/metanol sebesar 0,08; 0,09; dan 0,10. Produk hasil sintesis
dikarakterisasi menggunakan titrasi Karl Fischer, FT-NIR, dan titrasi asam-basa,
kemudian diaplikasikan sebagai katalis produksi biodiesel yang dievaluasi melalui uji
angka asam, angka penyabunan, gliserol total, dan kadar metil ester. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa reaksi pembentukan sodium metilat bersifat reversibel dan paling
baik dijelaskan oleh model kinetika pseudo-orde satu reversibel. Operasi BCR mencapai
kondisi tunak sekitar menit ke-90 dengan efisiensi pemisahan air sebesar 73-77% (ratarata
74,6%) dan mampu menekan reaksi hidrolisis balik. Analisis FT-NIR mengonfirmasi
keberhasilan pembentukan gugus metilat setelah operasi BCR. Variasi rasio mol
NaOH/metanol 0,10 menghasilkan performa katalis terbaik pada pengujian biodiesel
dengan kadar metil ester sebesar 99,34%, sangat kompetitif dibandingkan katalis
komersial (99,39%), serta memenuhi seluruh parameter mutu biodiesel sesuai SNI
7182:2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sintesis sodium metilat menggunakan
BCR berpotensi menjadi alternatif proses produksi katalis homogen yang efektif untuk
aplikasi biodiesel.
Perpustakaan Digital ITB