digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Muhammad Asyraf Dyvia
PUBLIC Open In Flipbook Ridha Pratama Rusli

Meningkatnya kebutuhan biodiesel di Indonesia mendorong pengembangan katalis homogen alkali metilat yang dapat diproduksi secara mandiri untuk mengurangi ketergantungan terhadap katalis impor. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sintesis sodium metilat (NaOCH?) menggunakan Bubble Column Reactor (BCR) sebagai unit reactive dehydration sekaligus mengevaluasi karakteristik kesetimbangan, kinetika reaksi, performa operasi BCR, serta aktivitas katalis pada reaksi transesterifikasi biodiesel. Metanol teknis dipreparasi melalui distilasi sebelum direaksikan dengan NaOH pada variasi rasio mol NaOH/metanol sebesar 0,08; 0,09; dan 0,10. Produk hasil sintesis dikarakterisasi menggunakan titrasi Karl Fischer, FT-NIR, dan titrasi asam-basa, kemudian diaplikasikan sebagai katalis produksi biodiesel yang dievaluasi melalui uji angka asam, angka penyabunan, gliserol total, dan kadar metil ester. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaksi pembentukan sodium metilat bersifat reversibel dan paling baik dijelaskan oleh model kinetika pseudo-orde satu reversibel. Operasi BCR mencapai kondisi tunak sekitar menit ke-90 dengan efisiensi pemisahan air sebesar 73-77% (ratarata 74,6%) dan mampu menekan reaksi hidrolisis balik. Analisis FT-NIR mengonfirmasi keberhasilan pembentukan gugus metilat setelah operasi BCR. Variasi rasio mol NaOH/metanol 0,10 menghasilkan performa katalis terbaik pada pengujian biodiesel dengan kadar metil ester sebesar 99,34%, sangat kompetitif dibandingkan katalis komersial (99,39%), serta memenuhi seluruh parameter mutu biodiesel sesuai SNI 7182:2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sintesis sodium metilat menggunakan BCR berpotensi menjadi alternatif proses produksi katalis homogen yang efektif untuk aplikasi biodiesel.