Perairan Cirebon merupakan wilayah pesisir dengan aktivitas antropogenik tinggi
yang meningkatkan masukan nutrien dan sedimen, sehingga menyebabkan kondisi
optik perairan menjadi lebih kompleks. Hal ini membuat algoritma estimasi
klorofil-a dari wilayah lain kurang representatif jika diterapkan secara langsung.
Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan memvalidasi algoritma empiris
berbasis citra Sentinel-2 untuk estimasi klorofil-a serta menganalisis distribusi
spasial-temporalnya di Perairan Cirebon. Data yang digunakan berupa klorofil-a in
situ dari 17 stasiun pengamatan (April 2025–April 2026) dan citra Sentinel-2 MSI
Level-2A. Pengembangan algoritma dilakukan menggunakan metode Empirical
Multivariate Regression Model (EMRM) dengan tiga skema kombinasi band
(VNIR, RE, dan VRE) dengan beberapa bentuk model yaitu multivariat linear
regresi, log-log, eksponensial, dan polinomial. Hasil menunjukkan model terbaik
diperoleh pada skema Multiband VRE dengan model eksponensial menggunakan
band B2, B4, B5, dan B7, dengan nilai R2 = 0,803, RMSE = 1,111 mg/m3, MAPE
= 31,196%, dan bias = -0,201. Algoritma direkomendasikan untuk konsentrasi
klorofil-a 0–30 mg/m3, sedangkan nilai >30 mg/m3 dikategorikan sebagai out of
range karena tidak terwakili dalam data in-situ dan menunjukkan penurunan
akurasi. Pada wilayah sangat dekat pesisir (<1 km), algoritma masih berpotensi
mengalami overestimate akibat kondisi optically complex. Distribusi klorofil-a
hasil estimasi Sentinel-2 konsisten dengan data in-situ, baik secara spasial maupun
temporal, dengan konsentrasi lebih tinggi di nearshore dibanding offshore.
Konsentrasi tertinggi terjadi pada Musim Barat (DJF) sebesar 5,882 mg/m3 dan
terendah pada Musim Timur (JJA) sebesar 2,115 mg/m3. Pola ini dipengaruhi oleh
peningkatan limpasan sungai pada Musim Barat yang membawa nutrien ke perairan
pesisir. Secara umum, berdasarkan rata-rata klorofil-a in-situ (5,300 mg/m3) dan
estimasi (4,081 mg/m3), Perairan Cirebon diklasifikasikan sebagai meso-oligotrofik
hingga mesotrofik dengan produktivitas primer rendah hingga sedang.
Perpustakaan Digital ITB