digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Pertumbuhan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) merupakan salah satu indikator penting dalam perkembangan sektor perumahan dan industri perbankan di Indonesia. Periode 2022–2025 ditandai dengan peningkatan signifikan Suku Bunga BI sebagai respons terhadap tekanan inflasi dan ketidakpastian ekonomi global. Namun, pertumbuhan KPR masih menunjukkan perkembangan yang relatif positif. Kondisi ini menunjukkan perbedaan antara teori bahwa kenaikan suku bunga akan mengurangi permintaan kredit dan kondisi empiris yang terjadi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan berdasarkan penelitian sebelumnya antara Suku Bunga BI, inflasi, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), Indeks Harga Properti Perumahan (RPPI), dan Rasio Pinjaman terhadap Nilai (LTV) terhadap pertumbuhan KPR, serta menguji pengaruh Suku Bunga BI, inflasi, PDB, RPPI, dan LTV terhadap pertumbuhan KPR di Indonesia pada periode 2022–2025. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder triwulanan yang diperoleh dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Suku Bunga BI berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan hipotek, sedangkan RPPI berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan hipotek. Inflasi berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan, sementara pertumbuhan PDB berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap pertumbuhan hipotek. Variabel LTV tidak dapat diuji karena tidak terdapat variasi data selama periode penelitian sehingga dikeluarkan dari model regresi. Secara simultan, Suku Bunga BI, inflasi, PDB, dan RPPI tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan hipotek. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi Bank Indonesia, pemerintah, dan sektor perbankan dalam merumuskan kebijakan yang mendukung pertumbuhan pembiayaan perumahan yang berkelanjutan. Kata kunci: Suku Bunga BI, Inflasi, Produk Domestik Bruto, Indeks Harga Properti Perumahan, Rasio Pinjaman terhadap Nilai, Pertumbuhan KPR.