Penelitian ini menganalisis keterhubungan antara kepemimpinan keselamatan budaya keselamatan, dan perilaku keselamatan di PT Cipta Kridatama Site PT Borneo Indobara, sebuah operasi pertambangan berisiko tinggi. Penelitian ini didasarkan pada perspektif teoretis seperti Theory of Planned Behavior dan Hudson’s Safety Culture Maturity Model, yang menekankan peran penting kepemimpinan dalam membangun budaya keselamatan yang proaktif dan memengaruhi perilaku keselamatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak langsung dan tidak langsung dari kepemimpinan keselamatan transformasional terhadap perilaku keselamatan, dengan budaya keselamatan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) untuk menganalisis data kuantitatif yang diperoleh dari survei karyawan, yang mencakup teknik kepemimpinan, karakteristik budaya, dan hasil perilaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan keselamatan transformasional memiliki pengaruh yang signifikan dan kuat terhadap budaya keselamatan, dengan koefisien sebesar 0,923, nilai t-statistik 72,438, dan ukuran efek sebesar 5,765. Budaya keselamatan secara signifikan memengaruhi perilaku keselamatan, yang ditunjukkan oleh koefisien sebesar 0,495, nilai t-statistik 5,920, dan ukuran efek sebesar 0,180. Kepemimpinan keselamatan transformasional memiliki pengaruh langsung yang moderat terhadap perilaku keselamatan (koefisien: 0,417, t-statistik: 4,977, ukuran efek: 0,127) dibandingkan pengaruhnya terhadap budaya keselamatan. Selain itu, budaya keselamatan memediasi hubungan antara kepemimpinan transformasional dan perilaku keselamatan, dengan koefisien mediasi sebesar 0,457, nilai t-statistik 5,863, dan ukuran efek sebesar 0,180. Hal ini menekankan peran penting budaya keselamatan dalam mengonversi nilai-nilai kepemimpinan menjadi hasil perilaku. Penelitian ini menyoroti pentingnya menggabungkan metode kepemimpinan transformasional dengan inisiatif untuk membangun budaya keselamatan yang kuat. Rekomendasi meliputi peningkatan pelatihan kepemimpinan untuk mengintegrasikan praktik berorientasi keselamatan dan pelaksanaan strategi penyelarasan budaya untuk mempertahankan kebiasaan keselamatan yang proaktif. Temuan ini berkontribusi pada peningkatan teknik manajemen keselamatan di sektor berisiko tinggi, mendorong tempat kerja yang lebih aman, dan meningkatkan hasil operasional secara keseluruhan.
Perpustakaan Digital ITB