Kegiatan investasi menjadi semakin relevan di kalangan dokter karena kemampuan finansial
mereka yang relatif kuat. Namun, kemampuan ini tidak selalu disertai dengan pengetahuan
keuangan dan keterampilan evaluasi risiko yang memadai, sebagaimana ditunjukkan oleh
beberapa kasus penipuan investasi yang melibatkan dokter sebagai korban. Oleh karena itu,
penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Financial Literacy dan Risk Perception
terhadap Investment Decision pada dokter di Bandung. Penelitian ini mengadopsi pendekatan
kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori dengan menggunakan Partial Least Squares
Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menganalisis data yang dikumpulkan melalui
kuesioner daring dari 111 responden valid yang merupakan dokter yang berpraktik di Bandung
dan memiliki aset investasi pribadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Financial Literacy
memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Investment Decision, yang mengindikasikan
bahwa Financial Literacy yang lebih baik mendukung keputusan investasi yang didasari
pertimbangan matang. Risk Perception juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan
terhadap Investment Decision, dengan peran prediktif yang lebih kuat dibandingkan dengan
Financial Literacy. Hal ini menunjukkan bahwa Risk Perception memainkan peran yang lebih
dominan karena keputusan investasi dokter sangat dipengaruhi oleh cara mereka menilai risiko
dan potensi kerugian dari suatu investasi. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan
Financial Literacy dan Risk Perception merupakan determinan penting pada Investment
Decision pada dokter di Bandung. Oleh karena itu, dokter direkomendasikan untuk
meningkatkan Financial Literacy dan mengembangkan Risk Perception yang lebih akurat
sebelum berinvestasi, sementara pemangku kepentingan terkait perlu menyediakan program
edukasi keuangan dan pencegahan penipuan kepada para dokter.
Kata Kunci: Financial Literacy, Risk Perception, Investment Decision, Doctors,
Bandung.
Perpustakaan Digital ITB