Social commerce telah mengubah cara konsumen Indonesia menemukan dan membeli
produk, dengan TikTok Shop yang menggabungkan pengalaman berbelanja dan konten
hiburan, sebuah model yang dipakai oleh PopMart, merek mainan koleksi asal China
dengan konsep blind box, untuk memasarkan produknya di Indonesia. Penelitian ini
berawal dari fenomena empiris yang ditemukan pada data penjualan akun resmi TikTok
Shop PopMart Indonesia, di mana produk-produk dengan diskon yang identik sebesar
15% menunjukkan kesenjangan volume penjualan lebih dari 7.057 kali antara produk
terlaris dan paling tidak laris, yang mengindikasikan bahwa diskon saja tidak dapat
menjelaskan perbedaan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini menguji pengaruh
discount framing, online customer review, dan visual appeal terhadap purchase intention
pada PopMart di TikTok Shop Indonesia, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
desain deskriptif kausal dan pengumpulan data cross sectional. Data dikumpulkan
melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada konsumen Gen Z dan Milenial berusia
18 hingga 34 tahun yang saat ini berdomisili di Jakarta, Bandung, dan Surabaya, yang
pernah melihat, mencari, atau memiliki niat untuk membeli produk PopMart di TikTok
Shop dalam tiga bulan terakhir, menghasilkan 197 respons valid dari 204 respons yang
terkumpul, dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation
Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
discount framing, online customer review, dan visual appeal masing-masing memiliki
pengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention, dengan discount framing
sebagai prediktor paling dominan, diikuti oleh online customer review dan visual
appeal, yang secara bersama-sama menjelaskan 86,8 persen variansi purchase intention.
Temuan ini menunjukkan bahwa discount framing menarik perhatian awal konsumen,
visual appeal membangun ketertarikan dan kredibilitas produk yang dipersepsikan,
sementara online customer review mengurangi ketidakpastian yang melekat pada format
blind box sebelum keputusan pembelian dilakukan. Penelitian ini merekomendasikan
agar PopMart Indonesia menyempurnakan strategi penyajian diskonnya, mendorong
ulasan yang disertai konten unboxing, serta menjaga konsistensi visual pada halaman
produknya, sementara penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas cakupan
responden, membandingkan platform e-commerce lain, dan menambahkan variabel
mediasi atau moderasi seperti kepercayaan merek atau ketidakpastian yang
dipersepsikan.
Kata kunci: discount framing, online customer review, visual appeal, purchase
intention, blind box, PopMart, TikTok Shop.
Perpustakaan Digital ITB