digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Karya tugas akhir berjudul Mereka Tidak Mau Menunggu untuk Surga mengkaji kemiripan struktural antara praktik oshikatsu dalam budaya otaku kontemporer dengan bentuk pengabdian spiritual tradisional. Berangkat dari pengalaman personal penulis terhadap konsep moe dan keterikatan afektif terhadap karakter fiksi, karya ini mempertanyakan bagaimana penggemar membangun ruang intim dan mengorganisasi kehidupan emosional mereka di sekitar figur fiksi, sebagaimana altar mengorganisasi ruang devosi tradisional. Karya diciptakan melalui riset berbasis praktik yang terdiri atas empat tahap: riset konseptual, perancangan, eksekusi teknis, dan perakitan akhir. Hasilnya berupa instalasi altar yang memadukan lukisan cat minyak berteknik trompe l'œil pada panel kayu berbentuk (dipotong dengan laser cutting mengikuti siluet objek), menampilkan karakter orisinal bernama Lucy yang mengapropriasi mitologi Lucifer sebagai simbol pembalikan devosi tradisional menjadi devosi personal dan profa