digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2026 Shidqi Ariq Almeyda Abstrak
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB

Gim bergenre roguelike menempatkan pemain pada situasi pengambilan keputusan berulang di bawah ketidakpastian, karena procedural generation menyebabkan pilihan yang tersedia pada setiap percobaan (run) bersifat acak dan berbeda dari percobaan sebelumnya. Tugas akhir ini menerapkan teori permainan dan teori keputusan untuk menganalisis persoalan pemilihan peningkatan (boon) pada gim Hades, dengan tujuan menentukan apakah terdapat pilihan dewa (God) yang paling optimal untuk setiap tipe senjata, apakah prioritas antar dewa dapat diurutkan, serta bagaimana perbandingannya dengan kombinasi beberapa dewa. Persoalan dimodelkan sebagai masalah keputusan dengan tiga komponen: aksi berupa pemilihan satu boon dari pilihan yang tersedia pada setiap chamber, keluaran acak yang ditentukan oleh nature (dewa dan boon yang muncul, tipe ruangan, serta jenis musuh), dan fungsi payoff berupa besar damage per detik (DPS). Model disusun dengan sejumlah asumsi penyederhanaan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa skala prioritas dewa dapat disusun dan bergantung pada karakteristik senjata: boon dengan bonus damage persentase unggul pada senjata dengan damage per hit tinggi, sedangkan boon dengan tambahan flat maupun efek status unggul pada senjata dengan serangan cepat dan banyak hit. Selain itu, nilai DPS tertinggi umumnya tidak dicapai dengan memusatkan pilihan pada satu dewa, melainkan melalui kombinasi dua dewa yang membentuk duo boon.