Kebakaran lahan gambut di Provinsi Riau merupakan bencana tahunan yang menimbulkan
dampak ekologis dan ekonomi yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk
memprediksi probabilitas terjadinya kebakaran lahan gambut secara spasio-temporal
serta mengkuantifikasi risiko kerugian ekonomi yang ditimbulkannya. Prediksi peluang
kebakaran dilakukan berdasarkan variabel iklim menggunakan pendekatan Machine
Learning berbasis Convolutional Long Short Term Memory (ConvLSTM) untuk memodelkan
parameter iklim (temperatur, curah hujan, dan kelembapan tanah) di wilayah
Riau. Estimasi tingkat kerugian ekonomi dilakukan menggunakan pendekatan Simulasi
Monte Carlo. Hasil simulasi digunakan untuk menghitung total kerugian agregat untuk
setiap iterasi. Barisan data kerugian agregat kemudian berguna untuk mengestimasi harga
premi murni asuransi kebakaran lahan gambut dengan periode bulanan dan tahunan.
Pengukuran risiko dari kerugian agregat dilakukan menggunakan metrik Value at Risk
(VaR), Tail Value at Risk (TVaR), dan Tail Variance (TV) pada tingkat kepercayaan 75%,
85%, dan 95%. Dipertimbangkan juga perhitungan premi dengan berbagai jenis modifikasi
asuransi (deductible, policy limit, coinsurance, dan gabungan). Untuk mengatasi
dinamisnya perubahan iklim, dilakukan analisis sensitivitas perubahan iklim terhadap
premi asuransi. Perhitungan premi murni beserta modifikasinya dilakukan kembali
dalam kondisi perubahan iklim. Perubahan iklim dibagi menjadi 2, yaitu pemanasan
dan pengeringan serta pendinginan dan pembasahan. Hasil estimasi premi menunjukkan
bahwa perubahan iklim mengakibatkan adanya perubahan peluang kebakaran yang
menyebabkan peningkatan dan penurunan harga premi.
Perpustakaan Digital ITB