digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Reza Ramadhana
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

TUGAS AKHIR Reza Ramadhana
Terbatas  Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan

Lapangan Panas Bumi RR merupakan salah satu wilayah yang menunjukkan adanya aktivitas mikroseismik, meskipun jumlah event yang teridentifikasi selama periode pengamatan relatif sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi event mikroseismik serta menentukan waktu tiba gelombang P dan gelombang S, menentukan lokasi hiposenter beserta ketidakpastian lokasinya menggunakan metode Non-Linier Probabilistik, serta menganalisis pola distribusi spasial dan kedalaman hiposenter serta keterkaitannya dengan kondisi geologi dan sistem panas bumi di Lapangan Panas Bumi RR. Data yang digunakan berupa rekaman mikroseismik selama 21 hari, yaitu pada tanggal 15 Juni hingga 5 Juli 2025, menggunakan jaringan seismik lokal yang terdiri dari 50 stasiun. Identifikasi awal event mikroseismik dilakukan secara otomatis menggunakan algoritma Filter Picker. Hasil identifikasi kemudian diverifikasi secara manual dan dilakukan picking waktu tiba gelombang P dan gelombang S menggunakan perangkat lunak SeisGram2K. Nilai rasio Vp/Vs diperoleh melalui Diagram Wadati dengan nilai rata-rata 1,7243, yang selanjutnya digunakan sebagai dasar penyusunan model kecepatan pada proses penentuan lokasi hiposenter menggunakan metode inversi non-linier probabilistik dengan perangkat lunak NonLinLoc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 9 event mikroseismik berhasil diidentifikasi dan ditentukan lokasi hiposenternya. Sebagian besar hiposenter berada pada kedalaman kurang dari 3 km. Hasil ketidakpastian lokasi menunjukkan bahwa kualitas penentuan Lokasi bervariasi antar event, yang dipengaruhi oleh jumlah stasiun perekam serta geometri jaringan seismik. Distribusi hiposenter membentuk dua kelompok utama, yaitu pada bagian utara dan bagian tengah daerah penelitian. Hasil analisis penentuan lokasi hiposenter menunjukkan bahwa pola sebaran hiposenter memiliki keterkaitan dengan kondisi geologi dan sistem panas bumi yang berkembang di Lapangan Panas Bumi ”RR”