Prediksi risiko kerugian merupakan aspek penting dalam industri asuransi,
khususnya dalam menentukan besaran premi yang tepat. Salah satu ukuran risiko
yang umum digunakan adalah Value-at-Risk (VaR). Nilai prediksi VaR dapat
mengalami bias, terutama pada data dengan karakteristik distribusi ekor tebal.
Penelitian Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengkaji penaksir dan prediksi VaR,
menganalisis pengaruh kesalahan pengukuran, serta mengevaluasi penggunaan
data rerata dalam meningkatkan akurasi prediksi risiko. Metode yang digunakan
meliputi pendekatan empiris dan parametrik, dengan mempertimbangkan distribusi
berekor tebal seperti distribusi t-Student dan ekspansi Cornish-Fisher. Selain itu,
dilakukan analisis terhadap variasi penaksir dan pendekatan kesalahan pengukuran
untuk mengurangi bias prediksi VaR. Hasil penelitian Tugas Akhir menunjukkan
bahwa karakteristik distribusi ekor tebal berpengaruh signifikan terhadap akurasi
prediksi VaR, sehingga pendekatan konvensional cenderung menghasilkan VaR
yang kurang sesuai. Penggunaan data rerata juga terbukti mampu meningkatkan
stabilitas dan akurasi prediksi. Selanjutnya, ukuran risiko dan fungsi distorsi
diaplikasikan dalam perhitungan premi asuransi, yang menunjukkan bahwa
metode yang mempertimbangkan risiko ekor tebal menghasilkan premi yang lebih
akurat.
Perpustakaan Digital ITB