Xilanase merupakan enzim yang berperan dalam degradasi hemiselulosa, khususnya xilan. Degradasi xilan oleh xilanase menjadi penting untu1< menghasilkan gula bernilai tinggi sekaligus meningkatkan efisiensi pemanfaatan biomassa lignoselulosa da1am berbagai aplikasi bioteknologi. Penelitian ini bertujuan untu1< memproduksi, memumikan, dan menentukan aktivitas xilanase GH43 rekombinan dari Bacillus amyloliquefaciens ABBD terhadap substrat xilan dari tepung rye dan dari beechwood. Gen pengode xilanase GH43 diekspresikan secara heterolog dalam sel Escherichia coli Articexpress DE3. Xilanase yang dihasilkan E. coli ditentukan aktivitasnya dalam bentu1< ekstrak kasar dan dalam keadaan murni. Pengukuran aktivitas enzimatik dilakukan menggunakan metode dinitrosalisilat (DNS), berdasarkan pembentukan sejumlah gula pereduksi dari kedua jenis xilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gen pengode xilanase GH43 rekombinan berhasil diekspresikan dan dimurnikan menggunakan krornatografi afmitas Ni-NTA, menghasilkan pita protein dengan ukuranmassa molekul sekitar 54,8 kDa yang sesuai dengan ukuran xilanase. Ekstrak kasar dan xilanase GH43 murni dapat mendegradasi substrat rye arabinoxylan dan beechwood xilan, masingĀ masing pada konsentrasi I% dan 5% (b/v). Namun, xilanase GH43 murni menunjukkan aktivitas spesifik sebesar 7,607 U/mg pada substrat rye arabinoxylan, yang mana hampir 8 kali lebih tinggi dibandingkan pada beechwood xylan (0,961 U/mg). Efisiensi pemurnian didukung dengan nilai purification fold sebesar 50,38 ka1i dan rendemen 77,67% pada substrat rye. Hal ini mengonfirmasi bahwa xilanase GH43 memiliki spesifisitas substrat terhadap arabinoxylan. Karakteristik spesifisitas terhadap arabinoxylan memberikan keunggulan fungsional strategis, terutama untu1< aplikasi pakan ternak, produksi bioetanol, serta sintesis prebiotik xilooligosakarida (XOS). Dengan demikian, xilanase GH43 ini memiliki potensi besar untu1< dikembangkan dalam berbagai sektor industri bioteknologi.
Perpustakaan Digital ITB