digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak
PUBLIC Open In Flipbook Nugi Nugraha

Air bersih adalah kebutuhan dasar manusia yang harus terpenuhi. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem penyediaan air bersih yang bertujuan menyediakan air yang memenuhi standar kesehatan dan kualitas. Penelitian ini dilaksanakan di PDAM Tirta Raharja daerah layanan IPA Cimahi dan bertujuan untuk memproyeksikan kebutuhan air bersih bagi masyarakat, membuat rancangan sistem penyediaan air bersih, menentukan kinerja jalur distribusi IPA, serta mengevaluasi pola penyebaran sisa klor di jaringan distribusi perpipaan air minum pada PDAM Tirta Raharja layanan IPA Cimahi. Menurut peraturan yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 736/Menkes/Per/VI/2010 yaitu maksimal sisa klor 1 mg/l di outlet reservoir dan minimal 0,2 mg/l pada titik terjauh distribusi. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan analisis deskriptif terhadap jaringan distribusi perpipaan air minum pada PDAM Tirta Raharja serta membuat pemodelan sistem penyediaan air bersih yang ideal. Dalam menghitung kebutuhan air bersih, dilakukan penghitungan proyeksi penduduk dengan menggunakan data BPS Kota Cimahi dan menghitungnya menggunakan Microsoft Excel. Penelitian ini menggunakan software AutoCAD dan EPANET dalam pembuatan model dan merencanakan dimensi bangunan reservoir, serta simulasi penghitungan sisa klor di jaringan instalasi pengolahan air. Kadar sisa klor menyebar di jaringan distribusi air minum, menurun seiring semakin jauhnya jarak dari reservoir. Dari hasil analisis mengenai penurunan sisa klor dalam air, 47,47% dipengaruhi karena adanya reaksi dengan aliran air dan 52,53% dipengaruhi karena reaksi dengan dinding pipa.