BAB 1 Nayla Hamidah
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Nayla Hamidah
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Nayla Hamidah
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Nayla Hamidah
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Nayla Hamidah
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
DAFTAR PUSTAKA Nayla Hamidah
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Pemodelan domain mineralisasi merupakan tahapan penting dalam estimasi sumberdaya. Pada endapan nikel laterit, pemodelanhorizonumumnya dilakukanmenggunakan metodewireframeyang bersifat eksplisit berdasarkan interpretasigeologi. Sebagai alternatif,indicator krigingdapat digunakan untuk memodelkanhorizonsecara implisit berdasarkan probabilitas keberadaan setiap domain.Penelitian ini bertujuan memodelkan horizon endapan nikel laterit menggunakanmetodewireframedanindicator kriging, mengetahuiperformaindicator kriging,serta menganalisis pengaruh variasi spasi pemboranterhadap tingkat kesesuaiankedua metode. Data yang digunakan berupa 1426 lubang bor hasil validasi yangselanjutnya melalui tahapan domaining,compositing, pemodelanwireframe, fittingindicator variogram, dan pemodelan probabilitas menggunakanindicator kriging.Analisis perbandingandilakukan menggunakanconfusionmatrixdanclassificationreportmelaluioverall matching ratedanmarginpadatigavariasispasipemboran,yaitu 25 m, 50 m, dan ?100 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilaioverallmatching ratecenderung menurun seiring bertambahnya spasi pemboran, yaitusebesar 62.26% padaspasi bor25 m, 48.99% padaspasi bor50 m, dan 33.19% padaspasi bor?100 m. Distribusimarginjuga menunjukkan bahwa area dengan spasibor yanglebih rapat memiliki proporsi blok dengan nilaimargintinggi yang lebihbesar, mengindikasikan tingkat keyakinan klasifikasi domain yang lebih baik. Hasiltersebut menunjukkan bahwa kerapatan pemboran berpengaruh terhadap tingkatkesesuaian model domain yangdihasilkanindicator krigingterhadap modelwireframe.
Perpustakaan Digital ITB